JawaPos.com – Stapac Jakarta menyapu bersih tiga laga pada seri8 Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019 Di GOR UNY Jogjakarta. Tiga kemenangan itu juga sekaligus membuat Stapac menjadi tim yang paling perkasa dan nyaris sempurna di IBL musim ini. Mereka sukses lolos ke babak playoffs dengan hanya menderita satu kekalahan selama seri reguler.

Kemenangan terakhir Stapac di seri reguler diraih usai menundukkan Prawira Bandung 89-69, Minggu (17/12). Lima pemain mereka mencetak angka dua digit. Savon Goodman mengemas 16 poin, Abraham Damar Grahita membuat 15 angka, Kendal Yancy dan Kaleb Ramot Gemilang sama sama mencetak 14 poin dan Mei Joni membuat 10 angka.

 Meski menang dengan margin skor 20 poin, pelatih Stapac Giedrius Zibenas mengatakan bahwa anak-anak didiknya masih harus memperbaiki pertahanan mereka.

“Prawira lawan berat. Pemain kami mungkin kelelahan, babak kedua saya minta mereka untuk bermain lebih serius dan tidak meremehkan lawan. Kami mungkin tak menemui masalah mencetak poin, tetapi defense harus diperbaiki,” kata Ghibbi, sapaan akrabnya.

Bintang Stapac Kaleb Ramot Gemilang pun mengakui penampilan timnya tidaklah bagus di seri 8 ini. Malah, menurut Kaleb, mereka bermain jelek selama di Jogja.

“Seri terburuk bagi kami. Selalu ketinggalan di babak pertama dan baru bisa menang pada babak kedua. Saya sendiri sering salah dalam defense. Rebound juga tidak konsisten,” kata Kaleb.

Di kubu Prawira, Hans Abraham dan Brachon Griffin masing masing membuat 15 angka. Diftha Pratama membuat 11 poin.

“Anak-anak sudah berjuang. Saya apresiasi pada perjuangan mereka walau pintu playoffs sudah tertutup. Mereka tetap semangat menyelesaikan tugas,” kata pelatih Prawira, Andre Yuwadi.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Bintang Rahmat