JawaPos.com – Pemain Merpati Bali Kadek Pratita Citta Dewi mengaku optimistis menjuarai Srikandi Cup 2018/2019. Kepercayaan diri Kadek di musim ini menjadi lebih besar karena rival terberat mereka, Surabaya Fever tidak ikut berpartisipasi.

Untuk diketahui, Surabaya Fever dalam beberapa tahun belakangan dikenal sebagai tim basket putri paling tangguh yang dimiliki Tanah Air. Mereka tidak terkalahkan. Bermaterikan banyak pemain timnas basket putri, Fever selalu keluar sebagai juara dalam kompetisi dalam negeri sejak setidaknya empat tahun silam. 

Menyadari bahwa mereka butuh level kompetisi yang lebih tinggi agar bisa berkembang, Fever akhirnya memutuskan menarik diri dari Srikandi Cup 2018/2019. Keluarnya Fever pun membuat persaingan gelar juara antar tim-tim yang berkecimpung di kompetisi ini menjadi terbuka. Kadek pun mengakui hal tersebut.

“Kita walaupun ada Surabaya Fever sih sebetulnya juga bisa (jadi juara, Red). Apalagi tidak ada dia,” kata Kadek, Selasa (12/2).

Meski Fever tidak ada, Kadek tidak mau takabur. Dengan status sebagai salah satu tim basket putri terbaik Indonesia, Kadek ingin tetap waspada dan tidak mau kecolongan gelar. “Kita juga tidak meremehkan yang lain. Karena (dengan tidak adanya Fever, Red) persaingan lebih ketat. Tantangan juga bukan dari tim lain saja, tapi dari diri kita sendiri,” paparnya.

Dijadwalkan menghadapi Sahabat Semarang di hari kedua seri 2 hari ini, Kadek menuturkan bahwa tim kepelatihan sudah mewanti-wanti mereka agar terus mempertahankan kualitas permainan. “Pelatih mau mempertahankan standar kita. Pokoknya standar jangan sampai turun,” katanya.

Srikandi Cup 2018/2019 seri 2 Jakarta dihelat di GOR Grogol, Jakarta pada 11-16 Februari 2019. Selepas di Jakarta, seri berikutnya akan berlangsung Semarang. Babak playoffs akan diselenggarakan di Pontianak setelahnya.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi