JawaPos.com – Persiapan Timnas U-22 sebelum berangkat ke Kamboja akan berakhir pada hari ini, Selasa (12/2). Tim asuhan Indra Sjafri ini akan melakoni uji coba terakhir melawan Madura United. Setelah dua kali imbang, hasil dalam laga uji coba pamungkas ini bisa jadi indikator kesuksesan Timnas U-22 di Piala AFF U-22 akhir pekan nanti.

Ya, Timnas Indonesia U-22 akan menantang Madura United sore nanti di Stadion Bangkalan, Madura. Ini menjadi uji tanding terakhir sebelum mereka terbang ke Kamboja pada 15 Februari untuk berlaga pada ajang Piala AFF U-22 2019.

timnas u-22

Melawan Bhayangkara FC, Asnawi Mangkualam cs mendapat pelajaran penting untuk mempertahankan keunggulan. (Instagram Bhayangkara FC)

Dalam dua laga sebelumnya, Timnas U-22 selalu meraih hasil imbang. Pertama, seri 2-2 kontra Bhayangkara FC (6/2) dan imbang 1-1 melawan Arema FC (10/2). Karena itu, uji tanding versus Madura United ini akan menjadi tolak ukur pelatih Indra Sjafri untuk menentukan skuad yang akan diboyong ke Kamboja.

Saat ini Garuda Muda masih dihuni 28 pemain. Itu belum ditambah Osvaldo Haay yang kemungkinan akan bergabung dalam waktu dekat. ”Uji tanding ketiga ini menjadi finalisasi dan evaluasi dari Timnas U-22 sebelum kami menetapkan 23 pemain,” kata Indra.

Indra mengatakan tujuan memilih Arema FC sebagai lawan tanding adalah agar para pemainnya merasakan teror penonton. Nah, bersua Madura United, Indra mengincar target yang lain.

”Kami sengaja mencari tim dengan pemain yang berkualitas. Karena kami ingin banyak tekanan dan banyak belajar dari situasi sulit di dalam game,” tutur pelatih kelahiran Sumatera Barat tersebut.

Agaknya, pemilihan Madura United sebagai lawan uji tanding terakhir sudah pas. Saat ini, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu dihuni banyak pemain bintang. Seperti Jamierson Xavier, Greg Nwokolo, Zah Rahan, serta top skor Liga 1 2018 Aleksandar Rakic. Madura juga memiliki pemain lokal berkualitas pada diri Zulfiandi, M. Ridho, dan Andik Vermansah.

Indra menilai bahwa timnya mengalami kemajuan dalam dua laga uji coba terakhir. Hanya saja, sampai saat ini, lini depan masih tumpul. Dan ini akan diasah pada duel sore ini. ”Besok (hari ini, red) kami ingin jauh lebih baik dari pertandingan yang kedua melawan Arema,” kata mantan pelatih Bali United tersebut.

Di sisi lain, Madura United tetap mengangap penting meski laga nanti hanya bertajuk uji coba. Rencananya pelatih Dejan Antonic akan memberi kesempatan kepada seluruh pemainnya untuk mencicipi pertandingan. Termasuk gelandang Alfath Fathier yang absen ketika Madura ditahan imbang 1-1 oleh Cilegon United pada leg 2 babak 32 besar Piala Indonesia di Stadion Krakatau Steel, Cilegon (6/2).

”Tentu kami akan serius. Besok (hari ini, red) harus dapat kesempatan main semua. Dan ini menjadi persiapan sebelum Piala Presiden. Kami selalu siap semuanya dan pokoknya jangan sampai cedera,” tegas pelatih asal Serbia tersebut. 

Setelah dua kali imbang, laga melawan Madura United ini memang pantas menjadi ujian kelayakan Timnas U-22 untuk berlaga di Piala AFF. Tak hanya soal menajamkan lini depan. Tapi juga belajar mengatasi tekanan lawan dan bisa menjaga fokus sepanjang pertandingan.

Nah, jika hal-hal tersebut sudah bisa diatasi, Garuda Muda sudah cukup pantas untuk bersaing di level ASEAN. Termasuk berjuang untuk meraih juara.

Perkiraan Susunan Pemain

Madura United (4-3-3): M. Ridho; Marckho Meraudje, Jaimerson Xavier, Fachrudin Aryanto, Alfath Fathier; Zulfiandi, Zah Rahan, Asep Berlian; Andik Vermansah, Aleksandar Rakic, Greg Nwokolo Pelatih: Dejan Antonic

Timnas U-22 (4-3-3): Awan Setho; Asnawi Mangkualam, Andy Setyo; Bagas Adi, Firza Andika; M. Rafli, Gian Zola, M. Luthi Kamal; Witan Sulaiman, Marinus Wanewar, Beni Oktovianto
Pelatih: Indra Sjafri

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : jpg