JawaPos.com – Striker Persija Jakarta, Marko Simic, heran dengan aturan AFC soal penentuan venue di kualifikasi Liga Champions Asia (LCA). Menurutnya, kalau Persija tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) melawan Newcastle Jets nanti, cerita akan berbeda.

Setelah meraih kemenangan saat bertandang ke markas Home United, Macan Kemayoran – julukan Persija, sudah ditunggu oleh Newcastle Jets, klub kuat Australia. Laga rencananya akan digelar pada 12 Februari di Newcastle International Sports Centre.

Pemenang dalam laga nanti akan menghadapi raksasa Jepang, Kashima Antlers. Laga akan digelar pada 19 Februari mendatang, juga main di Jepang. Baru setelah menang lawan Kashima, andai melaju, Persija akan sampai pada penyisihan grup.

“Saya tak tahu mengapa Persija harus melakoni hal ini. Kami harus selalu bermain tandang pada kualifikasi LCA. Mungkin akan berbeda bila kami bermain di SUGBK,” ungkap Simic kepada wartawan.

Simic mengakui, Persija akan sangat sulit meladeni perlawanan klub asal Australia tersebut. Peluangnya mungkin menurut dia lebih besar Newcastle Jets.

“Mungkin kalau main di SUGBK, peluangnya 50:50. Tapi kalau di sana (kandang Newcastle Jets) mungkin menjadi 70:30 untuk mereka,” tandas penyerang asal Kroasia tersebut.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : Indra Eka Setiawan