JawaPos.com – Striker asing anyar Persebaya Surabaya, Amido Balde, merespons soal persahabatan dengan bek Liverpool, Virgil van Dijk. Balde, penyerang Timnas Guinea-Bissau, mengakui bahwa dirinya memang dekat dengan Van Dijk yang berasal dari Belanda.

Balde bahkan berucap bahwa dirinya dekat dengan bek termahal di dunia tersebut. Balde mengaku mengenal penggawa Liverpool itu ketika sama-sama berseragam Celtic FC.

Balde dan Van Dijk sama-sama pernah membela Celtic mulai 2013 hingga 2015. Balde menandatangani kontrak dengan Celtic pada 13 Juni 2013. Sementara van Dijk meneken kontrak pada 21 Juni 2013.

Amido Balde, Persebaya Surabaya, Virgil van Dijk, Celtic FC

Virgil van Dijk (paling kanan) memegang kepala Amido Balde saat keduanya berkostum Celtic FC (Irish Examiner)

“Sama-sama muda, kami selalu berdiskusi tentang bagaimana beradaptasi, dan bagaimana bermain secara maksimal di tim sebesar Celtic,” ungkap Balde dalam laman resmi Persebaya, Jumat (1/2) malam.

Van Dijk dan Balde sama-sama memiliki peran ketika Celtic menjuarai Scottish Premiership (Liga Skotlandia) musim 2013-2014. Selepas itu, Van Dijk masih bertahan di Celtic sedangkan Balde dipinjamkan ke Waasland-Beveren dan Hapoel Tel Aviv

Kedua pemain ini sama-sama meninggalkan Celtic pada musim panas 2015. Balde ditransfer ke klub Prancis, FC Metz pada 16 Juli 2015. Sementara Van Dijk terbang ke Inggris untuk memperkuat Southampton per 1 September 2015.

Sekarang nasib Balde dan Van Vijk bak bumi dan langit. Van Dijk adalah bek termahal di dunia. Sementara Balde yang sempat pindah ke banyak klub, akhirnya terdampar di Persebaya. Pendapatan dua mantan pemain Celtic ini juga sangat jomplang.

Menurut laman Transfermarkt, market value Balde hanya EUR 200 ribu atau setara Rp 3,1 miliar per musim. Sementara bayaran yang diterima van Dijk selama membela Liverpool adalah GBP 180 ribu atau sekitar EUR 205 ribu per minggu.

Meski begitu, Balde ikut senang dan bangga dengan pencapaian koleganya itu. Dia berharap Van Dijk meraih apa yang dicita-citakan. “Saya sendiri berharap bisa meraih kejayaan bersama Persebaya. Semoga semua berjalan lancar,” ucapnya.

Balde mengungkapkan bahwa salah satu hal paling berkesan adalah pertemanan dengan Van Dijk. “Salah satu yang paling berkesan adalah persahabatan bersama Virgil (Van Dijk),” ungkap Balde.

Seperti dilansir laman resmi Persebaya, Balde mengisahkan sebuah momen yang tak terlupakan saat bermain bersama Van Dijk. Dalam sebuah pertandingan, tendangan keras Celtic melesat kencang ke gawang lawan dan gol. Dalam prosesnya, bola nyaris menyerempet kepala Balde. Kala itu, seperti yang dikatakan Balde, Van Dijk langsung memeluk dirinya dan melakukan selebrasi.

“Virgil (Van Dijk) langsung memeluk saya, melakukan selebrasi seolah saya yang mencetak gol. Saya bilang bahwa saya bukan yang cetak gol. Namun, dia tetap ngotot saya yang cetak gol. Dia pun tidak peduli setelah dalam tayangan ulang memang bukan saya yang mencetak gol,” kenang Balde.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : Muhammad Syafaruddin