JawaPos.com – Ganda campuran Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying mengaku sangat senang berkesempatan menghadapi Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir untuk terakhir kalinya. Kedua pasangan akan bersua di babak semifinal Indonesia Masters 2019, Sabtu (25/1).

Di sepanjang karir, Peng Soon/Liu Ying sudah 11 kali bertemu Owi/Butet. Mereka cuma pernah menang satu kali. Kekalahan di partai final Olimpiade Rio de Janeiro 2016 menjadi memori paling berkesan sekaligus menyakitkan bagi keduanya.

Mendapat kesempatan untuk mencoba peruntungan sebelum Butet gantung raket, Peng Soon/Liu Ying menuturkan mereka sudah siap mental dan fisik untuk menghadapi Owi/Butet. Keduanya juga menuturkan tidak memiliki strategi baru untuk menghadapi lawannya itu.

“Kami sudah sering sekali ketemu mereka. Berbagai macam strategi sudah kami terapkan, tapi tetap susah sekali menang lawan mereka. Besok pun pasti akan sulit melawan mereka di sini. Tinggal masalah mental saja besok,” ujar Liu Ying, Jumat (25/1).

“Tentu kami senang sekali besok bisa bertemu dengan mereka lagi. Artinya kami masih punya kesempatan memenangi satu laga terakhir melawan mereka sebelum Liliyana pensiun,” tambah Peng Soon.

Menyoal berisiknya Istora Senayan yang kerap kali membuat mereka kesulitan berkomunikasi di lapangan, Peng Soon/Liu Ying mengaku pasrah.

“Semoga besok kalau kami dapat poin, ada juga yang tepuk tangan buat kami,” ujar Liu Ying sambil tertawa.

Editor           : Banu Adikara