JawaPos.com – Mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat mengomentari kerja Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola bentukan Polri. Hidayat mengajak semua pihak di sepak bola nasional untuk jujur dan sportif dalam membantu tugas Satgas.

Rabu (23/1) kemarin, Satgas mendatangi dan melakukan penggeledahan di rumah Hidayat di Surabaya. Setelah hampir sembilan jam menggeledah, Satgas menyita sejumlah dokumen, ponsel, dua laptop, flashdisk, dan buku tabungan milik Hidayat.

“Tadi tidak ngomong sepak bola sama sekali. Mereka minta dokumen dan mengambil yang terkait. Kemudian dikoreksi satu per satu. Kemudian ada yang disita dan ada yang diminta,” ucap Hidayat.

“Ada tiga dokumen yang saya tandatangani. Pertama adalah keterangan penggeledahan, kemudian penyitaan, dan tanda terima,” imbuh mantan Wakil Ketua PSSI Surabaya itu.

Hidayat menegaskan, dirinya berusaha kooperatif dengan petugas. Oleh sebab itu, ia membuka pintu lebar-lebar ketika Satgas menggeledah rumahnya.

“Surat perintahnya pun saya tidak membacanya secara detail. Asumsinya beliau-beliau ini tidak salah alamat. Perangkatnya juga lengkap. Surat perintahnya ditunjukkan kepada saya, dan saya berpikir positif,” sebut Hidayat.

Pria yang berprofesi sebagai dosen ini juga mengomentari kehadiran Satgas Antimafia Bola. Ia juga mengirimkan sebuah pesan yang tampaknya ditujukan kepada rekan-rekan sejawatnya di sepak bola nasional.

“Saya pikir semua orang yang cinta negeri ini akan cinta dengan kejujuran dan sportivitas. Oleh karena itu semuanya juga harus sportif. Jangan kemudian membebani. Padahal sebelumnya yang bersangkutan juga ikut terlibat,” tutur Hidayat.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Muhammad Syafaruddin