Waspada Penyakit yang Rentan Dialami Anak Akibat Jajan Sembarangan

219

JawaPos.com – Dunia anak tak lepas dari jajanan. Pengaruh teman-temannya dan pola kebiasaan bunda di rumah dalam memberikan asupan bisa memengaruhi kebiasaan mereka untuk jajan. Sayangnya, kebiasaan jajan tersebut jarang terkontrol sehingga orang tua sering tak mengetahui jajanan apa yang dibeli anak.

Para ibu baru bingung, jika suatu ketika, anak mengeluh sakit. Setelah diusut, ternyata barulah anak-anak mengaku sudah jajan sembarangan.

Pakar Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Tri Yunis menjelaskan penyakit pada anak dan remaja biasanya disebabkan oleh perilaku jajan sembarangan. Salah satu penyakit yang rentan diderita anak adalah diare.

“Anak-anak dan remaja bisa juga terkena diare seperti saat balita namun biasanya diarenya disebabkan perilaku seperti jajanan,” kata Tri Yunis kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Selain diare, anak dan remaja juga rentan dengan penyakit hepatitis A dan tifus. Jajanan sekolah memang tidak bisa dicegah karena rasa ingin tahu di usia anak-anak dan remaja juga sangat besar.

“Diare ada, hepatitis A, tifus. Karena masalah jajanan yang tak higienies dan sanitasi lingkungan,” ungkapnya.

Maka orang tua harus rajin bertanya pada anak jajanan apa yang dibelinya di sekolah atau ketika bersama teman-teman. Edukasi juga wajib diberikan untuk menjauhkan anak dari jajanan dengan Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya seperti boraks, formalin, dan pewarna tekstil.

(ika/JPC)