Sambut Hari Kesehatan Nasional dengan Semangat Minum Susu

160

JawaPos.com – Susu mengandung kalsium, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi tubuh. Gizi seimbang setiap hari bisa dilengkapi dengan rutin minum susu. Pesan itu digalakkan dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional pada 12 November nanti.

Pemerintah saat ini sedang fokus memerangi masalah stunting atau balita bertubuh kerdil. Salah satunya bisa diatasi dengan kepenuhan gizi seimbang sejak anak masih di dalam kandungan.

Peneliti dari Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Dr. drg. Amaliya mengatakan upaya pemerintah mengatasi berbagai masalah kekurangan gizi di Indonesia perlu diapresiasi. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 telah menunjukkan adanya perbaikan status gizi balita di Indonesia.

Proporsi status gizi sangat pendek dan pendek turun dari 37,2 persen (Riskesdas 2013) menjadi 30,8 persen. Demikian juga proporsi status gizi buruk dan gizi kurang turun dari 19,6 persen (Riskesdas 2013) menjadi 17,7 persen.

“Dalam rangka meningkatkan gizi masyarakat dan melalui semangat Hari Kesehatan Nasional, kami menilai sangat penting bagi seluruh pemangku kepentingan bersatu dan bekerja sama mengatasi permasalahan gizi di Indonesia. Salah satunya dengan meningkatkan konsumsi susu dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Amaliya dalam keterangan tertulis ketika menjadi pembicara dalam Seminar Kesehatan Publik, Rabu (7/11).

Menurut Amaliya, susu dan produk olahannya memiliki kandungan protein, lemak, dan vitamin yang sangat dibutuhkan guna mendukung perkembangan seseorang di setiap tahap kehidupan. Namun, konsumsi susu di Indonesia masih sangat rendah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi susu masyarakat Indonesia pada tahun 2017 hanya berkisar 16,5 liter/kapita/tahun, sangat rendah dibandingkan negara ASEAN lain sesuai data USDA Foreign Agricultural Service 2016 seperti Malaysia (50,9 liter), Thailand (33,7 liter), dan Filipina (22,1 liter).

(ika/JPC)