Dinas Kesehatan Jawa Tengah Dorong Milenial Menjadi Agent Of Change Kesehatan.

213

RADARSEMARANG.ID-Semarang- Rabu pagi (10/10/18) Gedung Pertemuan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), yang berlokasi di kawasan Sriwijaya, mendadak riuh dengan “serbuan” ratusan pelajar SMU sekota Semarang. Kedatangan milineal itu, untuk mengikuti seminar Pengembangan Remaja Peduli Kesehatan Indera, yang digelar Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. Kegiatan yang di adakan dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia itu, di ikuti dengan penuh antusias oleh para pelajar. Beragam pertanyaan kritispun mengemuka dalam diskusi yang menghadirkan narasumber dari PerdamiJawa Tengah dan Fakultas Psikologi Unika Sugijapranata.

“Apa bahayanya kalau kita berlama-lama memandangi gadget dok, karena katanya gadget bisa bikin gangguan mata dan juga gangguan kesehatan lainnya?” Tanya Saputra, salah satu pelajar yang hadir dalam acara itu.

Beragam pertanyaan kritis lainnya meluncur dari peserta seminar yang dijawab dengan penuh antusias pula oleh para narasumber yang hadir.

“Bermain gadget tidak dilarang tapi harus proporsional, ingat kalian itu masih remaja, dan kesehatan itu sangat vital, karena Kekurangan dan kelemahan penglihatan bisa menjadi penghambat kalian dalam meraih prestasi” kata Kepala BKIM Jawa Tengah, Dr Wahyu Setyaningsih.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Dr Yulianto Prabowo menyambut gembira kegiatan yang digelar BKIM Jawa Tengah, yang melibatkan pelajar dalam acara seminar Pengembangan Remaja Peduli Kesehatan Indera.

“Sangat bagus, mereka harus ditanamkan kepedulian akan kesehatan sejak dini, selain itu para milenial ini juga bisa menjadi agent of change atau agen perubahan dilingkungannya untuk turut mendorong masyarakat lainnya lebih peduli pada kesehatan” tutur Dr Yulianto Prabowo.

Selain itu, tambah pria yang akrab di panggil Yuli ini, kegiatan seminar tersebu sekaligus juga sebagai bentuk sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

“ Salah satu ajakan Germas khan enyahkan rokok, nah mereka para remaja ini diajak juga untuk berani mengenyahkan rokok demi kesehatan mereka” tandas Kadinkes Prov Jateng ini. (ono/web/ap)