Merasa Lebih Berhak, Ruben Onsu Gugat Pemilik Sertifikat Merek Bensu

212

JawaPos.com – Selain menjalani aktivitas sebagai artis Ruben Onsu juga memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis. Salah satunya bisnis kuliner yang diambil dari singkatan namanya, yakni Geprek Bensu yang sudah memiliki ratusan cabang.


Namun, belakangan penggunaan nama Bensu menjadi masalah. Sebab, ada tempat usaha yang juga mengatasnamakan Bensu yang merupakan singkatan dari Bengkel Susu. Oleh karena itu, Ruben belum dapat mendaftarkan merek bisnis makanannya itu ke Direktorat Merek.

Terkait permasalahan merek dagang tersebut, melalui pengacaranya, Minalo, Ruben menegaskan tetap akan mempertahankan nama Bensu dalam bisnis kulinernya. Sebab, merasa nama Bensu besar Karena karirnya.

Merasa Lebih Berhak, Ruben Onsu Gugat Pemilik Sertifikat Merek Bensu
Mengacu dalam Pasal 21 ayat 2 huruf A UU No.20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, dikatakan bahwa jika mengandung arti nama orang tidak boleh digunakan oleh orang lain. (Istimewa)

“Jadi, sekarang yang dilakukan upaya hukum oleh Bensu adalah terkait dengan penggunaan nama Bensu, sebagai suatu merek dari orang lain,” ujar Minola Sebayang kepada awak media, Kamis (11/10).


Dalam pendapatnya, nama Bensu sudah digunakan Ruben sebagai nama panggung sejak tahun 2006. Tetapi, dipertengahan tahun 2018, Ruben mendapati nama Bensu digunakan sebagai suatu merek lain dengan sertifikat.


Oleh karena itu, lanjut Minola, Ruben menggugat agar nama Bensu dihapus dari merek produk lain. Sebab, dalam padangannya, yang mempopulerkan nama Bensu adalah Ruben Onsu. apalagi dalam Pasal 21 ayat 2 huruf A UU No.20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis tegas dikatakan bahwa jika mengandung arti nama orang tidak boleh digunakan oleh orang lain.


“Misalnya kalau saya mau bikin warung Jokowi boleh nggak? Nggak boleh. Sama, kalau saya mau bikin JLo, itu kan konotasinya sudah Jennifer Lopez,” tegas Minola.


Dalam kasus ini, Ruben menggugat Jessy Handalim yang merupakan pemegang sertifikat merek Bensu (Bengkel Susu) dengan nomor IDM000622427 yang diajukan pada 3 September 2015. Setelah dinyatakan terdaftar pada 7 Juni 2018, sertifikat tersebut akan kedaluwarsa pada 3 September 2025.


Berikut isi gugatan Ruben Onsu yang terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor 48/Pdt.Sus-HKI/Merek/2018/PN Niaga Jkt.Pst.


1. Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya.


2. Menyatakan singkatan nama Penggugat “BENSU” adalah singkatan nama orang terkenal.


3. Menyatakan Merek GEPREK BENSU milik Penggugat adalah Merek terkenal.


4. Menyatakan Penggugat sebagai pendaftar Merek “BENSU” yang beritikad baik dan mempunyai hak tunggal/khusus untuk memakai Merek tersebut.


5. Menyatakan Merek BENSU yang didaftarkan oleh Tergugat dengan Nomor IDM000622427 dalam kelas 43 dibatalkan karena merupakan singkatan nama terkenal milik Penggugat.


6. Menyatakan Merek BENSU yang didaftarkan oleh Tergugat dengan Nomor IDM000622427 dalam kelas 43 dibatalkan karena mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Merek GEPREK BENSU Penggugat.


7. Menyatakan Merek BENSU yang didaftarkan oleh Tergugat dengan Nomor IDM000622427 dalam Kelas 43 dibatalkan karena permohonannya diajukan atas dasar iktikad tidak baik.


8. Memerintahkan Turut Tergugat untuk membatalkan Merek BENSU atas nama JESSY HANDALIM dengan Nomor Pendaftaran IDM000622427 untuk Kelas 43, dengan mencoretnya dari Daftar Umum Merek dan Berita Resmi.


9. Merek dengan segala akibat hukumnya.


10. Membebankan Tergugat untuk membayar biaya perkara.


(agi/JPC)