Ini Alasan Joo Ji Hoon Jadi Pembunuh Berdarah Dingin di Penjara

150

JawaPos.com – Aktor Joo Ji Hoon mengungkapkan alasannya menjadi pembunuh berdarah dingin di penjara dalam film terbarunya, Dark Figure of Crime.


Ia mengaku merasa tertekan di awal bekerja untuk film tersebut. Namun ia mengakui bahwa naskah film itu sangat menyenangkan, walaupun ia merasa ada yang kurang.

“Itu akan sia-sia jika penonton mengabaikan film ini. Jadi aku memikirkan tawaran itu, tapi saya mendengar Kim Yun Seok juga akan bermain dan aku merasa itu lebih baik,” ujar Joo Ji Hoon seperti dilansir dari Soompi, Jumat (12/10).

Ini Alasan Joo Ji Hoon Jadi Pembunuh Berdarah Dingin di Penjara
potongan adegan film ‘Dark Figure of Crime’ (Naver)

Ia mengatakan ingin bekerja sama dengannya. Tidak hanya itu, karena dia bisa diandalkan maka aktor pemain drama Princess Hour ini menilai tak akan kesulitan dalam bekerja memproses filmnya.


Ketika pertama kali melihat naskahnya pun, ia berpikir benar-benar harus melakukannya. Walaupun diakuinya ketika terus membaca naskahnya dengan maksud seperti yang ada di naskah, tetapi dalam pikirannya justru ada hal yang berbeda.


“Ketika aku membacanya dengan ringan, aku tidak tertekan dan membacanya dengan baik. Hanya dengan membacanya, aku kira itu akan berbeda dari bagaimana saat itu difilmkan. Itu adalah karakter yang diambil dan itu bekerja. Aku bertemu dengan sutradara dan mendiskusikannya,” terang aktor berusia 36 tahun itu.


Pemain film hits Along With the Gods 1 dan 2 ini mengatakan, ia bisa mencapai karakter pembunuh yang ada di film itu tanpa ikatan emosi. Sebab menurutnya, sangat tidak mungkin mendapatkan emosi bagi karakter seperti itu sehingga ia memikirkannya dengan cara yang sederhana.


“Untuk peran lain, saya mencoba setidaknya membayangkan. Tapi untuk kali ini, memotong orang menjadi beberapa bagian merupakan sesuatu yang bahkan hampir saya alami. Ini adalah kisah yang sangat kejam dan menyedihkan, tapi kasus semacam ini terjadi setiap hari. Tidak hanya di Korea tapi juga di seluruh dunia,” katanya.


Ia mengatakan, dirinya hanya berpikir sederhana bahwa ada orang seperti itu (pembunuh) yang kejadiannya benar-benar terjadi setiap hari. Menurutnya, karakter itu bahkan tidak mempunyai strategi atau tujuan untuk melakukan pembalasan seperti pembunuh lainnya.


Tidak hanya itu, film ini juga disebutkannya berbeda dengan film-film kriminal lainnya. Pasalnya setiap film mempunyai dasar dan tujuan yang berbeda.


“Untuk beberapa film, lebih banyak adegan maka akan efektif, tapi untuk film kami, keputusannya dibuat untuk tidak menambah adegan-adegan semacam itu. Itu diungkapkan dengan cara yang sesuai dengan tujuan kami. Di sana tidak ada penggambaran langsung, jadi aku rasa pesan yang ingin kami sampaikan terkirim dengan baik,” jelasnya.


Dark Figure of Crime sendiri telah ditayangkan di bioskop ada 3 Oktober lalu dan langsung masuk ke jajaran film box office Korea. Film ini bercerita tentang seorang tahanan pembunuh yang mengakui telah membunuh tujuh orang lagi di penjara bernama Tae Oh (Joo Ji Hoon), dengan seorang detektif yang memercayai pengakuannya itu dan menginvestigasi kasusnya, diperankan oleh Kim Yun Seok.


(ce1/dmp/JPC)