Ini Respons Persebaya Soal Hukuman Arema FC

1220

JawaPos.com – Persebaya Surabaya memilih tutup mulut tentang sanksi yang diterima Arema FC. Menurut klub berjuluk Green Force ini, hukuman tersebut merupakan keputusan murni dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.


Ketika dihubungi JawaPos.com, Kamis (11/10) petang, Sekretaris tim Persebaya Ram Surahman menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berkomentar tentang hukuman yang dijatuhkan kepada Singo Edan.

“Kami tidak ingin mengomentari sanksi tersebut. Titik,” sebut pria yang juga menjabat sebagai General Coordinator panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya ini.


Sebelumnya, Komdis PSSI memberikan Arema hukuman bertanding tanpa penonton pada sisa laga kandang di musim ini. Selain itu, suporter Arema juga diharamkan mendampingi Singo Edan saat melakoni pertandingan away hingga Liga 1 2018 berakhir.


Hukuman tersebut adalah buah dari sejumlah pelanggaran pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (6/10) lalu. Selain hukuman tanpa penonton, Arema FC juga didenda Rp 100 juta karena suporternya menyalakan flare dan melemparkan botol ke tengah lapangan.


Hukuman yang diterima Arema memang pro dan kontra. Ada yang menganggapnya setimpal, ada pula yang merasa hukuman ini terlalu ringan.


Sebagai perbandingan, Persebaya mendapatkan sanksi denda Rp 410 juta atas pelanggaran yang dilakukan suporter dan kelalaian panpel pertandingan saat menjamu Arema FC, Mei 2018 lalu.


(saf/JPC)