Suporter Jadi Korban, Sekretaris TKN: Putus Mata Rantai Permusuhan

189

JawaPos.com – Kejadian tragis yang menimpa suporter Persija Jakarta, Haringga Sirilia akhir pekan lalu memang menjadi perhatian seluruh masyarakat. Termasuk Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto.


Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu menyatakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Haringga. Jakmania asal Cengkareng ini meninggal akibat dianiaya oknum suporter Persib sebelum pertandingan Go-Jek Liga 1 2018 antara Persib melawan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu, (23/9).

“TKN menyatakan belasungkawa yang mendalam atas kejadian yang menimpa Haringga. Kami sangat prihatin dan menyayangkan peristiwa ini. Kami mengecam oknum pelaku pengeroyokan dan meminta agar pihak kepolisian untuk mengusut secara tuntas kasus tersebut,” ujar Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (25/9).


Ditambahkan Hasto, sepak bola seharusnya mempersatukan. Bukan sebaliknya. Karena esensi dari olahraga adalah berkaitan dengan sportivitas dan menguatkan nilai-nilai kemanusiaan. Karenanya, Hasto berharap kejadian ini tak terulang di sepak bola Indonesia.


Hasto juga menekankan pentingnya upaya untuk memutus mata rantai permusuhan antarsuporter sepak bola. Hal ini, menurut Hasto, sudah mencapai level yang mencemaskan.


Mata rantai permusuhan tersebut harus segera diputus karena menjadi penghambat kemajuan sepak bola indonesia. Para pemangku kepentingan terkait dengan kemajuan sepak bola tersebut harus bisa menciptakan sepak bola yang menyenangkan bagi semua pihak.


“Permusuhan antarsuporter ini telah membuat pertandingan sepak bola terjebak dalam situasi yang tidak menyenangkan dan tidak enak lagi ditonton,” pungkasnya.‎


(gwn/JPC)