PSSI Harus Bentuk Tim Independen Agar Kasus Haringga Tak Terulang

180

JawaPos.com – Madura United mengusulkan kepada PSSI untuk membentuk tim independen guna mengusut masalah kematian suporter di sepak bola. Jika perlu, tim tersebut disupervisi oleh perwakilan FIFA dan AFC.


Manajer Madura United Haruna Soemitro mengatakan, PSSI perlu untuk membentuk tim independen agar menghasilkan law enforcement (penegakan hukum) yang kredibel, serta memiliki efek jera kepada para pelakunya.

“Tim harus bebas kepentingan, hanya melihat rule yang ada. Kalau perlu (libatkan) tim Komdis AFC atau FIFA dalam menangani masalah ini. Agar respek yang selalu menjadi jargon sepak bola, bisa diwujudkan,” ucap Haruna.


Mantan manajer Persebaya Surabaya ini juga sedikit menyesali tindakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang mengumumkan kompetisi sepak bola dihentikan selama dua pekan. Dia khawatir tindakan ini dianggap sebagai intervensi pemerintan oleh FIFA.


“Semestinya PSSI sebagai federasi yang harus di depan menuntaskan masalah ini. Klub hanya patuh terhadap perintah federasi dalam hal kompetisi,” tutur Haruna dalam rilis kepada awak media.


“Kalau idenya sebagai hari berkabung terhadap peristiwa itu, silakan pemerintah menetapkannya. Tetapi apabila menyangkut law enforcement terhadap perilaku dalam sepak bola, mestinya tetap jadi domain dari federasi,” tutup Haruna.


(saf/JPC)