Kelurahan Petompon Wakili Kota Semarang Lomba PHBS

215

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kantor kelurahan Kelurahan Petompon,Kecamatan Gajahmungkur,Kota Semarang, selasa siang (25/9/18) mendadak riuh, dengan antraksi tari, menyambut kedatangan tim penilai Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Tingkat Jawa Tengah. Kedatangan tim penilai ini, untuk melihat sekaligus melakukan pengecekan kegiatan PHBS di lingkungan kelurahan Petompon. Lurah Petompon, Fajar Iriyanti mengatakan, kelurahannya maju dalam penilaian tingkat Jawa Tengah, mewakili kota Semarang.

“Alhamdulillah kita juara 1 untuk penilaian tingkat kota,sehingga kita berhak mewakili kota Semarang, maju tingkat Jateng, moga-moga kita kembali juara sehingga bisa mewakili Jawa Tengah ditingkat nasional” harap bu Lurah Petompon.

Menyambut penilaian PHBS tingkat Jawa Tengah ini, menurut Ketua PKK Kelurahan Petompon, Nurwati Kuncoro, berbagai persiapan dilakukan pihaknya, salah satunya adalah menciptakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan RW 01 RT 01.

“Di RW tersebut kita tidak melarang sama sekali orang merokok, tapi warga membatasi tempat merokoknya hanya di KTR,selain itu juga waktu merokoknya juga diatur” ungkap Nurwati.

Selain berusaha mengenyahkan asap rokok, untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dilingkungan kelurahan Petompon, tambah Fajar Purwati, pihaknya juga aktif mendorong warganya untuk aktif melakukan kegiatan fisik.

“Seminggu sekali kita melakukan senam bersama dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis,bekerja sama dengan salah satu klinik di Petompon” ungkapnya.
Sementara itu ketua tim penilai PHBS tingkat Jawa Tengah, Rita Utrajani, SKM, M.Kes mengatakan lomba ini bertujuan untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat, apalagi tantangan hidup sehat semakin berat,dengan ditandai pergeseran penyakit.

“Kalau dulu ditahun 80an penyebab kematian disebabkan penyakit menular seperti TBC,kusta, paru-paru, sekarang penyebab kematian didominasi penyakit tidak menular seperti kanker,jantung dan diabetes” tutur Rita.

Karena itu, dengan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), Rita berharap, tingkat kematian akibat penyakit tidak menular ini bisa ditekan, salah satunya dengan aktif melakukan kegiatan fisik, rajin mengkonsumsi buah dan sayuran serta mengenyahkan asap rokok. (ono/web/ap)