RADARSEMARANG-COM, SEMARANG- Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015 yang diterapkan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang, kembali di audit oleh tim audit surveillance PT. Quality Assurance Internasional (QAI). Menurut Acep Gunawan, ketua Tim Audit PT QAI, pelaksanaan audit ini dilakukan setiap tahun oleh pihaknya, kepada penyelenggara pelayanan public yang telah menerapkan ISO 9001.

“Ini adalah ritual tahunan yang kita lakukan, untuk mereview secara periodic bagaimana implementasi penerapan ISO 9001 di BKIPM Semarang, bagaimana aturan main dan kebijakan system manajemen mutu konsisten diterapkan oleh BKIPM Semarang” ungkap Acep Gunawan kepada RadarSemarang.com disela-sela pelaksanaan audit, senin (24/9/18).

Auditor PT QAI ini menambahkan, Kegiatan assesment ini meliputi pengecekan dokumen dan rekaman, kegiatan pelayanan publik, penerapan sistem manajemen mutu serta sarana dan prasarana pendukung pelayanan di BKIPM Semarang. Dalam pelaksanakan audit surveillance selama 1 hari penuh itu, tambah Acep Gunawan, pihaknya tidak menemukan penyimpangan penerapan ISO 9001:2015 .

“Sejauh ini kita tidak menemukan adanya ketidaksesuaian baik mayor ataupun minor terkait dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008 di BKIPM Semarang” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKIPM Semarang, R Gatot Perdana A.Pi, M.MPi mengungkapkan, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus terkait pelaksanaan audit ISO 9001:2015 dilingkungan kerjanya.

“Tidak ada persiapan khusus, karena memang kita sudah menerapkan ini secara konsisten, namun memang tetap hal proses perpanjangan ISO harus dilakukan surveillance dan dilihat secara menyeluruh sampai sejauh mana pelaksanaan SOP serta pelayanan kita kepada masyarakat pengguna jasa karantina” kata R Gatot Perdana.

Kepala BKIPM Semarang ini menambahkan tidak hanya audit oleh pihak eksternal, namun secara internal pihaknya juga rutin melakukan audit atas penerapan ISO 9001:2015.

“Audit internal ini untuk mengetahui sampai sejauh mana sih pelayanan kita dan juga kita meminta masukan dari stakeholder untuk mengetahui kelemahan kita dan keinginan mereka,dengan tetap tidak mengabaikan ketentuan yang berlaku,tetap sesuai SOP” jelasnya.

Kepala BKIPM Semarang ini mengaku bersyukur,pihaknya telah menerapkan ISO 9001:2015, karena ketentuan standar ISO 9001 sudahdiakui secara internasional.

“Banyak sekali keuntungannya,salah satunya adalah sertifikasi yang kita keluarkan di akui secara internasional dan berlaku diseluruh dunia” tutup Kepala BKIPM Semarang. (ono/web/ap)