33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

KTR,Tekan Korban Akibat Rokok

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Jumlah angka kematian orang dewasa yang disebabkan karena merokok, ternyata tidak cukup membuat orang menghentikan kebiasaan merokok. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi tahun 2025 nanti, jumlah perokok di Asia termasuk Indonesia meningkat menjadi 650 juta orang dan aka nada 10 juta kematian akibat rokok setiap tahunnya.

Kondisi itulah yang mendorong pemerintah, mengeluarkan kebijakan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes) Dinkes Provinsi Jateng, Rita Utrajani, SKM, M.Kes saat menjadi narasumber Advokasi Untuk Mendorong Kebijakan Kesehatan Prioritas di Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan jumlah perokok di Provinsi ini masih cukup tinggi.

“Rerata proporsi dua perokok setiap hari di Jateng sebesar 22,9 persen dan perokok kadang-kadang sebesar 5,3 persen” ungkap Rita.

Kesadaran perokok untuk tidak merokok sembarangan, dan masih banyaknya ruang public,yang belum dilengkapi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menurutnya harus di dorong untuk menekan jumlah korban akibat rokok.

“Ayo bapak-bapak ibu-ibu yang hadir disini, mari kita dorong terus kesadaran perokok untuk memanfaatkan KTR dan yang kantornya belum ada KTR segera dilengkapi” ajak Kasi Promkes Dinkes Jateng ini dihadapan puluhan ASN dan LSM yang hadir dalam acara tersebut.
Menanggapi ajakan itu, Kasubag Umpeg Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperakim) Provinsi Jateng, Purnomo menyatakan, kantornya sudah menjalankan amanah Perda,dengan menyediakan KTR dilingkungan kantornya.

“Kita sudah ada ruang khusus untuk perokok, Cuma ya terus terang masih ada yang merokok diruang kerja, katanya kerja kalo gak nyambi ngerokok kurang afdol, tapi kita akan dorong agar lebih maksimal memanfaatkan KTR” beber Purnomo.

Pentingnya keberadaan KTR di ruang public terus didorong oleh seluruh stakeholder, mengingat tingginya angka kematian karena rokok dan korban rokok itu sendiri.

“Korban rokok kebanyakan remaja yang merupakan asset bangsa,perempuan dan anak-anak, karena itu harus kita dorong keberadaan KTR dan dimanfaatkan secara maksimal” tegas Rita Utrajaya. (ono/web/ap)

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Gerakan Siswa dan Pramuka Sapa dengan Metode Cek–Klik

RADARSEMARANG.COM - TANGGAL 13 Januari 2018  ada 84 warga kelurahan Patapahan,  Kecamatan Lebuk Pakam, Kabupaten Deli Sumatera Utara juga keracunan saat makan mie rebus....

Pengusaha Pemula Lemah dalam Memasarkan Produk

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Mayoritas pengusaha pemula masih lemah dalam menggagas pemasarannya. Karena itu, para pengusaha pemula ke depan harus melakukan peninjauan lebih jauh terkait bagaimana produk...

Direktur PT Kayla Ditahan

"Iya, klien saya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polrestabes Semarang per hari ini (kemarin, Red), dan sudah ditahan." Bagus Subekti - Kuasa Hukum Marianto RADARSEMARANG.COM,...

Para Kades Kecewa dengan Anggota Dewan

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Para Kepala Desa (Kades) di Kendal mempertanyakan keberadaan posko pengaduan Tes Seleksi Perangkat Desa yang dibuka Fraksi anggota DPRD Kendal. Sebab terkesan...

Longsor, Air Terjun Semirang Ditutup Seminggu

UNGARAN – Objek wisata alam Curug Semirang di wilayah Dusun Gintungan, Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, ditutup selama seminggu. Hal tersebut dilakukan setelah jalur...

Ribuan Warga Lakoni Tradisi Perang Lumpur

UNGARAN–Ribuan warga Desa Sendang Kecamatan Bringin terlibat perang lumpur, Jumat (22/9) kemarin. Tradisi tahunan yang bernama Popokan tersebut dilakukan di persawahan dan jalan-jalan desa...