BKIPM Penjaga Kualitas Mutu Ikan Ekspor dan Impor

401

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wajah lega terpancar dari raut muka Catur Prayitno (42),saat baru saja keluar dari ruang pelayanan Balai Karantina Ikan,Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang,Jl Suratmo no 28,Semarang Barat. Siang itu,selasa (18/9/18), Catur baru saja mendapatkan sertifikat eskpor mutu, yang menjadi salah satu syarat untuk pengiriman produk ikannya,yang rencananya akan di ekspor ke salah satu Negara di Timur Tengah.

“Alhamdulillah prosesnya sangat cepat,kebetulan jauh hari saya sudah tanya syarat-syaratnya,waktu sudah lengkap saya daftarkan online dan gak sampai dua hari sudah klir”tutur pria ,warga Demak,yang mengaku baru pertama kali melakukan ekspor ke luar negeri ini. Pengalaman hamper serupa diungkapkan Sari Handayani, yang baru saja mengurus sertifikat penerapan HACCP. Perempuan yang akrab dipanggil Sari ini mengaku puas dengan transparasi beaya di BKIPM  Semarang.

“Sesuai dengan yang tertera di papan layanan, untuk layanan ini khan tidak ada beaya alias gratis,memang tidak ada pungutan lainnya,benar-benar gratis” ucapnya dengan nada puas.

Sementara itu Kepala Balai Karantina Ikan,Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan (BIKPM) Semarang, R Gatot Perdana, APi, M.M.P.i kepada Jawa Pos Radar Semarang mengatakan pelayanan prima yang dilakukan jajarannya, tak terlepas dari terobosan dan inovasi yang terus dilakukan untuk menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Komitmen kita adalah smart,fast and professional service, kita jaga konsistensi ini sehingga masyarakat yang bersentuhan dengan pelayanan BKIPM benar-benar terlayani dengan baik,sesuai dengan janji pelayanan kita” kata R Gatot Perdana.

Menjaga konsistensi pelayanan kepada masyarakat ini, tambah Kepala BKIPM Semarang juga merupakan upaya lembaganya untuk turut serta menjaga kualitas dan mutu produk yang akan diekspor.

“Ini tugas kita,tidak hanya memberikan jaminan kepada produk baik ikan hidup maupun nonhidup,baik yang akan di ekspor tapi juga yang masuk ke wilayah kita, dipastikan benar-benar aman dikonsumsi dan bebas hama penyakit ikan” tegasnya.

Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, BKIPM Semarang, dilengkapi dengan Laboratorium Uji Balai, yang telah memenuhi ISO 17025,ISO 9001 dan ISO 17020.
“Laboratorium kita sudah memenuhi standart,tidak hanya mampu mendukung tugas-tugas kita,tapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat yang hendak melakukan uji lab” tutup Kepala BKIPM  Semarang ini. (ono/web/ap)