Menang Dramatis, Tim KIII Juarai Sport Competition JKT48

188

JawaPos.com – Grup idola JKT48 punya cara tersendiri untuk menjaga kekompakan antar member dan penggemar. Seperti pada Minggu (16/9), JKT48 untuk kali pertama menggelar sport competition. Ada sepuluh pertandingan yang dipertarungkan antar tim. Hasilnya, Tim KIII menjadi juara.

Sport Competition itu digelar di GOR Simprug Pertamina, Jakarta, mulai pukul 14.00. Selama 4 jam, para member yang terbagi dalam tiga tim yakni Tim J, KIII dan Tim T beradu ketangkasan. Mulai dari lari 30 meter, lempar bola, menggelindingkan bola raksasa, tendangan pinalti, dodgeball, bulu tangkis, panco, tarik tambang, lari estafet 400 meter, dan lompat tali.

Pertandingan makin menarik karena masing-masing tim didukung puluhan penggemar. Mereka membawa berbagai peralatan untuk mendukung nyanyian atau yel-yel penyemangat bagi tiap tim. Warna yang dibawa juga berbeda-beda. Sesuai dengan warna khas tiap tim. Merah untuk Tim J, biru kuning untuk Tim KIII, dan merah muda untuk Tim T.

Meski para member JKT48 terbiasa latihan fisik, olah raga tetap menyulitkan para gadis-gadis enerjik itu. Beberapa juga sampai harus kram kaki dan sampai ditandu keluar. Seperti Rona Anggreani dan Aninditha Rahma Cahyadi dari Tim KIII, sampai Sania Julia yang merasakan tidak enaknya cidera kaki.

Dari sepuluh pertandingan yang dibagi menjadi tiga sesi itu, Tim KIII sebenarnya sempat tertinggal. Di sesi pertama, Tim T mendominasi dengan skor 105 setelah menang lempar bola dan menggelindingkan bola raksasa. Lalu menjadi runner up lari 30 meter. Tim J di urutan kedua dengan skor 70 dan Tim KIII hanya 20.

JKT48 Sport Competition
Tim KIII berhasil menjadi juara dari JKT48 Sport Competition (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Namun, keunggulan Tim T yang dipimpin Ayana Shahab tidak berlangsung lama. Pada sesi kedua, giliran Tim J yang jawara dengan skor 170. Unggul di tendangan pinalti, dan bulu tangkis. Untuk dodgeball, ketiga tim berbagi nilai sama yakni 20. Di sesi kedua, runner up dipegang Tim T dengan 145 poin. Sedangkan KIII paling buncit dengan skor 60.

Sesi tiga menjadi penentu bagi KIII yang mulai menemukan ritme permainan. Panco menjadi cabang mendulang poin bagi tim yang dipimpin Viviyona Apriani itu. Sebab, di final panco menghadirkan All KIII Finals antara Lidya dan Nadila. Dari pertandingan itu, KIII mendapat skor 80. Tim J dan Tim T tidak mendapat poin.

’’Dodgeball paling sulit karena itu per tim banget pertandingannya. Awal sempat menang, lalu kalah. Abis itu, kami mulai naik lagi karena di final panco ada Lidya dan Nadila,’’ ujar Kapten Tim KIII Viviyona Apriani.

Poin Tim KIII bertambah 40 dari Tarik tambang karena berhasil mengalahkan Tim J dan Tim T. Sedangkan Tim T, tidak mendapat poin sama sekali karena selalu kalah. ’’Untuk tarik tambang, kayaknya Tim KIII udah menyiapakan strategi khusus,’’ tambah Kapten JKT48 Shania Junianatha yang juga member Tim J.

Di pertandingan berikutnya yakni lari estafet 400 meter tidak mampu dimanfaatkan Tim J untuk meraih poin. Tim KIII yang menjadi pemenang mendapat tambahan 30 poin. Sedangkan Tim T mendapat 15 poin sebagai runner up.

JKT48 Sport Competition
Ratu Vienny Fitrilya memeluk rekan setim di KIII setelah dinyatakan sebagai pemenang JKT48 Sport Competition (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Pertandingan terakhir yakni lompat tali sebenarnya mampu dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Tim J. Mereka berhasil lompat sebanyak 99 kali dari tiga kali sesi. Tim KIII menguntit dengan mendapat poin 40 meski tidak mampu melompat sebanyak Tim J. Sebab, poin tidak dihitung dari banyaknya lompatan.

Hal itu yang membuat poin akhir Tim KIII dan Tim J sama-sama 250. Sementara Tim T hanya mengumpulkan 160 poin. Untuk menentukan pemenang, Tim KIII dan Tim J harus kembali melakukan pertandingan lompat 1tali. Momen dramatis terjadi di pertandingan ini.

Tim J yang sudah lompat 99 kali sudah kehilangan tenaga. Gaby dan teman-teman hanya bisa lompat sebanyak tiga kali saja. Sedangkan Tim KIII, mengakhiri pertarungan karena berhasil melompat 4 kali. Lantaran poin tidak dihitung dari banyaknya lompatan, Tim KIII keluar sebagai pemenang.

’’Alhamdulillah Tim KIII jadi juara dari sport competition yang pertama. Semoga ini jadi awal yang baik untuk semuanya. Termasuk untuk senbatsu sousenkyo (pemilihan member single ke-20 ),’’ ujar Viviyona.

JKT48 Sport Competition
Tim J saat melakukan lompat tali di pertandingan terakhir JKT48 Sport Competition. (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Nadila Cindi Wantari menambahkan, Tim J adalah lawan terberat dari KIII. Sebab, banyak eks member KIII di Tim J. ’’Ngelawan teman sendiri itu rasanya lebih berat. Jadi, kami sebagai teman tapi juga melawan mereka,’’ tuturnya.

Yona menambahkan, Tim KIII sebenarnya kurang beruntung karena jumlah membernya paling sedikit di sport competition itu. Sebab, mereka hanya ber-12. Lalu ada tambahan dari siswi akademi kelas JKT48 untuk menambal kekurangan. ’’Lalu, Rona dan Anin cidera. Padahal mereka andalan kami. Akhirnya harus ada plan B,’’ terang Yona kembali.

Kekurangan personil membuat Acha, member Tim KIII yang saat itu cidera dan harus menjadi MC, geregetan. Dia mengaku ingin ikut main ketika melihat teman-temannya bertarung di lapangan. ’’Kalau ada Acha, ini pasti bisa (menang). Kalau tahun depan ada lagi, gue harus ikut,’’ kata Acha semangat.

Tim KIII berharap agar kompetisi itu tidak berhenti di 2018. Sebab, bisa membangun kekompakan tim dan juga penggemar. Atas kemenangan itu, Tim KIII mendapat hadiah berlibur di vila pegunungan.

(dim/JPC)