Pahami 8 Alasan Terbesar Pemicu Badai Perselingkuhan

318

JawaPos.com – Perselingkuhan adalah kesalahan terbesar yang mengancam hubungan asmara hingga tahap perpisahan. Tak semua orang bisa memaafkan pasangannya jika ketahuan berselingkuh.


Maka sebaiknya setiap pasangan punya benteng yang kokoh untuk saling menjaga komitmen. Sehingga hasrat untuk berselingkuh dapat dibendung. Lalu apa sebabnya orang sampai berselingkuh?


Dilansir dari YourTango, Jumat (14/9), tak hanya dia, tetapi Anda juga harus introspeksi diri jika perselingkuhan sampai terjadi. Sebab ada banyak faktor yang bisa memicu terjadinya perselingkuhan.

penyebab perselingkuhan, alasan orang berselingkuh, masalah percintaan,
Obrolan mesra dengan teman bisa menjadi awal perselingkuhan. (Quora)



Tak Berdaya Menahan Godaan


Alasan ini tentu menjadi dalih yang tak dapat diterima. Kebanyakan orang saat ketahuan selingkuh beralasan tidak sengaja melakukannya karena tak kuat menahan godaan. Godaan melemahkan kemampuan mengendalikan diri.


Terlalu Masuk ke Ruang Privat


Alasan seksual juga seringkali memicu terjadinya perselingkuhan. Banyak orang melancarkan modus tertentu dengan alasan tidak bahagia dengan pasangan di ranjang. Maka selingkuh jadi jalan pintas atau pelarian.


Dimulai dari Obrolan Mesra


Di era teks ponsel yang serbamudah, lawan jenis bisa dengan mudah juga saling berkirim pesan. Diawali dari saling menggoda, melemparkan perhatian, dan pujian. Akhirnya bisa menjadi ke arah hubungan yang emosional dan intim.


Kedekatan Rekan Kerja


Cinta lokasi di tempat kerja atau rekan bisnis bisa saja terjadi. Dimulai dari alasan pekerjaan, lalu dilanjutkan dengan saling genit dengan partner kerja. Hal itu meningkatkan risiko perselingkuhan. Rayuan rentan berubah ke arah perasaan dan terasa menyenangkan.


Alkohol


Ketika lawan jenis sudah berada di bawah pengaruh alkohol usai clubbing atau acara pesta ulang tahun teman, hal itu bisa membuat tak sadar. Alkohol mengaburkan kesadaran dan meningkatkan dorongan seksual. Alhasil perselingkuhan bisa saja terjadi.


Hubungan Renggang


Jika pasangan memang sudah mulai renggang dalam berkomunikasi akan memicu godaan perselingkuhan. Kekuatan cinta dan hubungan akan menjadi rapuh. Lalu kehadiran orang ketiga bisa menjadi duri.


Faktor Kepribadian


Ada seseorang yang memang mudah terbawa perasaan ketika dipuji atau dirayu orang lain. Seseorang dengan karakter narsistik cenderung menjadi korban perselingkuhan. Mereka dengan mudah tertarik kepada seseorang yang menyanjung mereka. Tak bisa menahan hasrat ketika digoda.


Trauma Masa Lalu


Trauma juga bisa memicu perselingkuhan. Anak yang melihat atau mengetahui orang tuanya selingkuh bisa menjadi korban atau melakukan hal yang sama di kemudian hari. Biasanya risikonya menjadi lebih tinggi.


(ika/ce1/JPC)