5 Tanda Hubungan Asmara Tak Layak Diperjuangkan ke Jenjang Pernikahan

264

JawaPos.com – Dalam menjalin sebuah hubungan, sangatlah wajar terjadi fase pasang surut. Sebab menyatukan dua karakter yang berbeda bukanlah hal mudah. Terlebih Anda perlu menyelami karakter pasangan apakah ia bisa menjadi pendamping hidup potensial atau tidak.

Dilansir dari Pop Sugar, Rabu (12/9), sayangnya hubungan pacaran yang Anda bina dengan seseorang terkadang belum tentu ditakdirkan ke dalam fase pernikahan. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor seperti pemikiran dan sikap yang tidak lagi selaras.

Sebenarnya, ada beberapa sinyal atau tanda yang bisa dijadikan acuan bagi Anda untuk mempertahankan hubungan atau bubar. Terlebih jika ingin berujung pada pernikahan. Sebab, pernikahan bukanlah komitmen seumur hidup.

hubungan asmara tak layak, tanda hubungan tak sehat,
Ilustrasi. Seseorang yang mengubah pasangannya termasuk salah satu tanda tak baik dalam hubungan percintaan. (The Indian Weekly)

Berikut ini lima tanda yang perlu diketahui jika hubungan asmara Anda tak layak untuk diperjuangkan hingga jenjang pernikahan. 

1. Anda Sudah Kehilangan Rasa

Menurut David Bennett, seorang konselor dan pakar percintaan mengatakan bahwa tahapan paling mengerikan dalam suatu hubungan adalah jika mengalami kehilangan rasa. Jika Anda telah kehilangan tasa, itu tandanya Anda sudah kehilangan kepercayaan atas pasangan.

“Pengalaman umum yang sering terjadi adalah ketertarikan itu menurun seiring waktu. Banyak klien saya yang memasuki perkawinan tanpa ketertarikan dan hasilnya adalah Anda kehilangan hasrat fisik. Pernikahan mungkin bukan rencana terbaik,” paparnya

2. Orang-Orang Sekitar Membencinya

Pada tahap awal hubungan, memang tidak masalah jika teman dan keluarga tidak sepenuhnya menyetujui hubungan Anda. Namun, ketika hendak menikah, maka Anda mungkin akan membutuhkan dukungan dari teman-teman dan keluarga terdekat.

“Plus, pikirkan saja bagaimana keluarga dan teman akan merasa canggung jika Anda tetap melanjutkan hubungan tanpa restu,” ujar David.

3. Terlalu Tergesa-gesa Menikah

Seharusnya tidak sulit untuk memiliki pasangan yang ingin menikahi Anda. Namun hal tersebut perlu proses panjang dan tidak buru-buru. Menurut David, banyak pasangan yang telah menikah karena dipaksa oleh kekasihnya bukan karena tulus dari hati ingin berumah tangga.

“Jika Anda menggerakkan seluruh proses komitmen sementara pasangan Anda menolaknya, itu pertanda buruk bagi pernikahan di masa depan,” tegasnya.

4. Memaksa Pasangan Untuk Berubah

Jika berpikir bahwa Anda bisa merubah sifat pasangan sesuai dengan kemauan, maka Anda salah.  “Banyak orang menikah mengharapkan itu akan mengubah pasangan mereka. Jika pasangan Anda adalah seseorang yang dramatis, mereka akan sama setelah menikah. Pernikahan jarang memperbaiki siapa pun,” ungkap David.

5. Lebih Memilih Pesta Pernikahan Yang Mewah

Menurut David pernikahan adalah tentang berkomitmen pada seseorang, yang mencakup banyak pengorbanan dan kewajiban. Jika Anda lebih menyukai pesta pernikahan yang mewah daripada benar-benar memikirkan kehidupan jangka panjang pasca menikah, maka sebaiknya berpikirlah dua kali untuk menikah. “Bisa jadi Anda akan sakit hati dan perceraian akhirnya terjadi,” kata David.

(fid/JPC)