33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Sensasi Pijat di Tengah Alun-Alun

Traveling ke Karimunjawa

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM-Tidak usah dibaca kalau tidak menarik. Inilah sensasi yang tidak pernah anda temukan di tempat lain. Pijat di tengah alun-alun. Adanya hanya di Karimunjawa.

Malam itu (8 September 2018) saya hanya jalan-jalan di alun-alun dekat pelabuhan. Ada ruang segi empat dibatasi kain putih bertulisan celometan warna merah. Pijat. Tinggi kain itu tidak sampai semeter.

Awalnya saya menganggap itu guyonan. Anak-anak seusia SD bermain dalam kotakan itu. Saya mendekat. Anak-anak semburat. Tidak ada tukang pijatnya.

Saya menelepon nomor yang tertera di kain penutup tempat pijat. Yang terima Pak Eko. “Siap. Mau pijat di rumah apa di alun-alun,” jawabnya ketika saya hubungi.

Baca juga
Puas Snorkling Asyik di Takak Sendok
Bakar Ikan di Pulau Tak Berpenghuni
Bule-Bule Berbikini Menghampar di Pulau Cemara Kecil
Gagal ke Tanjung Gelam, Nikmati Sunset di Menjangan Kecil
Keliling Karimunjawa 24 Jam Cuma Rp 75 Ribu
Sayang, Karimunjawa Kotor dan Kurang Fasilitas
Sensasi Pijat di Tengah Alun-Alun
Di Karimunjawa Jangan Lupa Oleh-Oleh Krupuk Sea Food
Hari Minggu Surga Para Bule di Karimunjawa
Snorkling, Jangan Stres Usir Stres

Dia punya dua tempat pijat. Yang satu di rumah tempat tinggalnya. Yang lain di alun-alun. Dia ke sana ke mari tergantung permintaan. Tarifnya sekali pijat satu badan Rp 100 ribu. Sekitar satu jam.

Saya memilih pijat di alun-alun. Dia minta kaos dan celana saya dilepas. Untung saya pakai kolor. Dia menggelar kain yang sudah kusut. Bau. “Tidak pernah dicuci ya, Pak,” ujar saya. Pak Eko membantah. Banyak orang yang melihat. Bahkan ada yang sengaja melongok ke arah saya ketika sedang dipijat.

Mula-mula seluruh badan dilumuri minyak GPU. Panas. Kemudian Pak Eko mengurut seluruh badan dengan cream semacam hand body. Saya merasakan tidak lebih enak dari pijatan langganan saya di Kudus yang hanya Rp 50.000 dua jam.

Kata Pak Eko, peminat pijatnya tidak tentu. Terkadang tidak ada sama sekali. Kadangkala 3 – 5 orang. Tapi pernah memijat sembilan orang dari jam 18.00 sampai 24.00 tanpa henti.

Ada peminat bule juga. Tapi mereka memilih di rumah. “Kalau di sini malu,” kata Pak Eko. Bule-bule itu juga minta pijat seluruh tubuh. Kebanyakan bule perempuan.

Di Karimunjawa bermunculan jasa pijat. Malah ada pijat ala Jepang segala. Di hotel tempat saya menginap juga ada brosur pijat. “Di sini memang banyak. Tetangga saya juga melayani. Mereka suami istri. Bisa dipanggil ke hotel,” kata Pak Eko blak-blakan.

Jadi, kalau anda capek jalan-jalan, snorkling, dan menyelam, pijat saja. (Baehaqi)

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Warga Bangetayu “Serbu” Germas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ratusan warga kelurahan Bangetayu,Genuk, rabu pagi (19/9/18) “menyerbu” kantor kelurahan Bangetayu Wetan. Kedatangan mereka itu bukan untuk mendemo lurah, tapi beramai-ramai...

Pemkot Beri Penghargaan 25 WP Berprestasi

SEMARANG - Pemkot Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberi apresiasi kepada 25 wajib pajak (WP) berprestasi dari empat jenis pajak, yakni restoran, tempat...

182 Atlet Turun di Kejurnas Petanque

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 182 atlet dari 10 Provinsi mengikuti kejuraan nasional (Kejurnas) petanque 2018 yang diselenggarakan di GOR Upgris, mulai Jumat (26/1) sampai...

5 Hari Tak Pulang, Ditemukan Tewas di Sungai

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Seorang kakek bernama Asmai, 85, warga Muntal Kelurahan Mangunsari, ditemukan meninggal di aliran sungai Kedung Wadas RT 1 RW 5 Kelurahan...

Buka Warung Makan di Siang Hari Ramadhan

Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak Kyai Ahmad Izzuddin yang semoga senantiasa diberi kesehatan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Mohon maaf pak kyai mau bertanya, bagaimana dengan...

Enzo 10 Juta

Namanya Enzo Zenz Allie. Pemuda 18 tahun ini mendadak viral. Beberapa hari ini.    Itu setelah ia berbincang dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Menggunakan bahasa...