Imunisasi MR Demi Generasi Emas Indonesia

167

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Anak Indonesia yang saat ini sedang bertumbuh kembang, merupakan asset bagi bangsa Indonesia, karena merekalah yang akan menjadi penerus keberlangsungan Indonesia ke depan. Dari catatan Kementerian Kesehatan RI, warga Indonesia yang masuk kategori anak di tanah air mencapai lebih dari 60 juta anak atau sekitar seperempat dari total jumlah penduduk Indonesia. Karena itu, kesiapan sejak dini penting dilakukan, khususnya menyiapkan kesehatan calon generasi penerus bangsa itu, salah satunya dengan pemberian vaksin MR, termasuk anak-anak di Jawa Tengah, untuk mencegah penyakit campak yang saat ini menjadi salah satu penyumbang tertinggi kematian anak di Indonesia.

“Ini adalah salah satu upaya terbaik dari pemerintah, untuk mencegah penyakit campak, karena campak ini termasuk satu dari sepuluh penyebab kematian anak-anak” tutur Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dr Yulianto Prabowo, M.Kes kepada RadarSemarang.com, kamis (6/9/18).

Yulianto menambahkan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. Dia mengingatkan masyarakat, agar dapat mengenali gejala penyakit campak seperti demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit (rash) disertai dengan batuk/pilek atau konjungtivitis.

“Ini dapat berujung pada komplikasi berupa pneumonia, diare, meningitis dan yang lebih fatal dapat menyebabkan kematian” ujarnya.

Karena rentan menular inilah, tambah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng tersebut, ketika seseorang terkena campak, 90% orang yang berinteraksi erat dengan penderita, dapat tertular jika mereka belum kebal terhadap campak.
“Nah kekebalan ini terbentuk jika telah diimunisasi atau telah terinfeksi virus campak sebelumnya, inilah pentingnya imunisasi” tandas dr Yulianto Prabowo,M.Kes.

Selain pemberian imunisasi MR, Kadinkes Provinsi Jateng ini juga mengingatkan tentang Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS), yaitu mengajak masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur, mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari, mengenyahkan asap rokok, dan fokus pada penanganan 3 masalah utama yaitu Stunting, TBC dan peningkatan cakupan dan mutu imunisasi.

“Jangan lupa juga rutin cek kesehatan dan kepada ibu-ibu yang punya bayi agar memberi ASI eksklusif kepada bayinya” pungkasnya. (ono/web/ap)