33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Polda Diminta Ambil Alih Kasus Zeus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG- Kasus dugaan pengemplangan pajak dan prostitusi yang dilakukan oleh manajemen Zeus Karaoke saat ini kasusnya ditangani Polrestabes Semarang, namun terkesan jalan di tempat. Sebab, sudah dua bulan berjalan polisi belum menemukan titik terang.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya menyatakan mendukung penuh upaya kepolisian dalam membongkar kasus penggelapan pajak yang dilakukan para pengusaha, terutama pengusaha tempat hiburan.

“Tapi jika polisi sudah melakukan pengusutan terhadap sebuah kasus dugaan penggelapan pajak dan kemudian menghentikan penanganan kasusnya, seperti yang dilakukan penyidik Polrestabes Semarang terhadap Karaoke Zeus, ini menjadi tanda tanya. Sikap Polrestabes Semarang ini patut menimbulkan kecurigaan publik,” ujar Neta dalam keterangannya, Rabu (5/9).

Untuk itu, lanjut Neta, IPW mendesak Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono segera turun tangan dan memerintahkan pengambilalihan kasus Zeus dari Polrestabes Semarang dan segera menuntaskan kasusnya.
“Selain itu, kapolda harus memerintahkan Propam memeriksa Kasat Reskrim, Kanit Tipikor dan Kanit PPA dan semua penyidik yang menangani kasus tersebut agar didapat hasil yang transparan kenapa kasus itu tidak berlanjut,” tandas Neta.

Lebih lanjut Neta mengatakan, mengingat makin sulitnya keuangan negara, seharusnya pihak kepolisian bekerja serius dalam menangani kasus-kasus dugaan penggelapan pajak. Sikap penyidik yang bermain-main dalam menangani kasus dugaan penggelapan pajak sama artinya tidak mendukung kebijakan pemerintah.

“Jika memang polisi sudah mendapat bukti-bukti penggelapan pajak dalam kasus Zeus Karaoke ini, Polda harus segera menahan pemilik Zeus Karaoke dan meminta Pemkot Semarang menutup tempat hiburan tersebut,” tandasnya lagi.
Menurut Neta, pajak adalah sumber pendapatan negara, jika ada pengusaha yang menggelapkan pajak ini adalah sebuah kejahatan terhadap negara dan polisi tidak boleh membiarkannya. “Dalam kasus Zeus Karaoke, selain dugaan penggelapan pajak, Polda Jateng harus pula mengusut tuntas dugaan prostitusi yang saat ini kasusnya juga ditangani Polrestabes Semarang. IPW mendukung langkah tegas yang diambil Kapolda Jateng untuk menuntaskan kasus di Zeus ini,” pungkas Neta.

Koordinator Gempar Jateng Widjayanto menyatakan, Pemkot Semarang melalui Pj Sekda Kota Semarang Agus Riyanto telah melayangkan surat resmi untuk meminjam barang bukti yang telah disita Polrestabes Semarang dalam kasus penggelapan pajak. “Surat yang dikirim ke Polrestabes Semarang sebagai bukti keseriusan pemkot dalam menguak kejahatan penggelapan pajak yang dilakukan Zeus Karaoke dan sudah sepantasnya polisi segera meresponnya demi penegakkan hukum,” ujar Widjayanto.

Lebih lanjut Widjayanto menegaskan, kalau polisi keberatan meminjamkan barang bukti tersebut, polisi harus melayangkan surat keberatan karena pemkot juga melayangkannya secara tertulis. “Ini kan demi penegakan hukum sebagai tugas-tugas negara harus ada kepastian, saya kira polisi juga menyadari kalau pengemplangan pajak tidak mutlak ditangani polisi karena itu ranahnya PPNS, jadi nggak usah lama-lama mengabulkan permohonan itu,” tandas Widjayanto. (bis/aro)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Targetkan Serapan 425 Ribu Ton

“Tahun ini target yang ditetapkan rasional saja. Tapi nanti kalau memang panen masih banyak, biasanya di pertengahan tahun akan ada perubahan target,” Djoni Nur Ashari,...

Bersih-bersih, Buka Masa Depan Baik

SEMARANG – Seminggu menjelang Imlek, umat dan pengurus di sejumlah Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) membersihkan rupang dan tempat ibadah masing-masing. Warga Tionghoa juga...

Rangkul Remaja Bentuk Satgas Mandali

SEMARANG – Kesan negatif Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara coba dihilangkan dengan membentu satgas aman dan tekendali (Mandali) dengan menggadeng remaja yang ada di...

Pelanggar Diminta Baca Al Fatehah dan Pancasila

DEMAK - Ada yang menarik dalam operasi simpatik yang digelar Satlantas Polres Demak, kemarin (20/3). Tidak seperti biasanya, Kabagops Kompol Sutomo memimpin operasi dengan...

Terus Belajar Alquran

WONOSOBO - Sebanyak 292 wisudawan dan wisudawati Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wonosobo menjalani prosesi wisuda di Gedung Sasana Adipura, Senin (15/5). Dalam wisuda yang...

Semua Elemen Masyarakat Ikut Andil

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Menjadi sebuah pemandangan yang berbeda pada sore hari di lokasi pengecoran jalan di desa Bonomerto kecamatan Suruh kabupaten Semarang. Tampak terlihat...