Terbukti Bukan Pengedar, Dhawiya Zaida Divonis 1,5 Tahun Rehabilitasi

276

JawaPos.com – Putri bungsu penyanyi dangdut Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, dijatuhi hukuman 1,5 tahun rehabilitasi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, dalam sidang yang digelar Selasa (4/9).

“Menjatuhkan hukuman pidana selama 1 tahun 6 bulan, dikurangkan dari lamanya masa tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim Syafruddin Ainor Rapier.

Dalam pertimbangannya, hakim mengatakan bahwa Dhawiya tidak terindikasi terlibat dalam jaringan pengedar narkotika. Oleh karena itu, terhadap terdakwa dijatuhi hukuman rehabilitasi selama 1,5 tahun.

Terbukti Bukan Pengedar, Dhawiya Zaida Divonis 1,5 Tahun Rehabilitasi
Dhawiya dan Muhammad berpelukan sebelum sidang pembacaan putusan di mulai. Keduanya berpelukan di ruang tahanan sementara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (4/9). (Yuliani NN/JawaPos.com)

“Terdakwa tidak terindikasi tindakan jaringan narkotika, maka majelis hakim sepakat dengan rekomedasi BNN dan memerintahkan terdakwa melakukan rehabilitasi secara intensif di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) dengan biaya sepenuhnya ditanggung sendiri oleh terdakwa,” lanjut Syafruddin.

Sebelumnya diketahui, Dhawiya Zaida dituntut 2 tahun rehabilitasi. Putri bungsu penyanyi dangdut Elvy Sukaesih itu dinyatakan terbukti secara sah melanggar dakwaan subsider, yakni Pasal 127 ayat 1 UU huruf a RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menuntut, majelis hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa Dhawiya binti Zaidun Zeidh selama dua tahun pidana. Pidana tersebut dijalani di Rumah Sakit Ketergantungan Obat RSKO Cibubur, Jakarta Timur, dikurangi selama masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa,” kata JPU Lenni di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (14/8).

Terhadap tuntutan jaksa tersebut, Dhawiya Zaida melalui pleidoi (nota pembelaan) yang dibacakan kuasa hukumnya meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman yang lebih ringan. Dhawiya berharap bisa dihukum 9 hingga 12 bulan rehabilitasi.

(ce1/yln/JPC)