Divonis 1,5 Tahun Rehabilitasi, Dhawiya Zaida Menangis Bahagia?

454

JawaPos.com – Dhawiya Zaida menangis di ruang tahanan sementara usai mendengar vonis 1,5 tahun rehabilitasi dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (4/9). Meskipun vonis yang dijatuhkan padanya 6 bulan lebih ringan dari tuntutan jaksa, yakni 2 tahun rehabilitasi.

“Pasti kalau nangis, tapi itu bukan berarti sedih ya. Bisa juga tangisan bahagia. Artinya, jangan selalu dibilang sedih tapi yang pasti kita bersyukur karena kita yakin bahwa Allah pasti akan memberikan yang terbaik,” kata sang kakak, Fitria, yang menemui Dhawiya di ruang tahanan sementara usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (4/9).

Dhawiya memang terlihat pasrah usai mendengar vonis hakim. Dia pasrah menerima vonis hakim. Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menimbang-nimbang dan belum menyetujui vonis tersebut.

Divonis 1,5 Tahun Rehabilitasi, Dhawiya Zaida Menangis Bahagia?
Kakak Dhawiya, Fitria saat menghadiri sidang putusan sang adik di PN Jakarta Timur, Selasa (4/9). (Yuliani NN/JawaPos.com)

“Menerima,” kata Dhawiya lirih di kursi pesakitan.

Majelis Hakim PN Jakarta Timur memang menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara pada terdakwa Dhawiya Zaida karena terbukti menyalahgunakan narkoba.

“Menjatuhkan hukuman pidana selama 1 tahun 6 bulan, dikurangkan dari lamanya masa tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim Syafruddin Ainor Rapier.

Dalam pertimbangannya, hakim mengatakan bahwa Dhawiya tidak terindikasi terlibat dalam jaringan pengedar narkotika. Oleh karena itu, terhadap terdakwa dijatuhi hukuman rehabilitasi selama 1,5 tahun.

“Terdakwa tidak terindikasi tindakan jaringan narkotika, maka majelis hakim sepakat dengan rekomedasi BNN dan memerintahkan terdakwa melakukan rehabilitasi secara intensif di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) dengan biaya sepenuhnya ditanggung sendiri oleh terdakwa,” lanjut Syafruddin.

(ce1/yln/JPC)