Pekalongan Dalam Genggaman

Dengan Aplikasi Kota Pekalongan Smart City

238
BERMANFAAT – Masyarakat di Kota Pekalongan kini bisa memanfaatkan aplkasi Kota Pekalongan Smart City untuk mengakses segala sesuatu tentang Kota Pekalongan dan berbagai kebutuhan lain. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
BERMANFAAT – Masyarakat di Kota Pekalongan kini bisa memanfaatkan aplkasi Kota Pekalongan Smart City untuk mengakses segala sesuatu tentang Kota Pekalongan dan berbagai kebutuhan lain. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan Indonesia Indikator, mengembangkan aplikasi Kota Pekalongan Smart City (PSC) yang terintegrasi dengan semua aplikasi maupun web baik untuk mengoptimalkan kinerja pemkot dalam hal pelayanan publik hingga pelayanan internal birokrasi. Dengan aplikasi PSC, pengguna bisa mengakses kebutuhan sehari-hari secara digital.

“Dengan aplikasi Kota Pekalongan Smart City, pengguna serasa memegang Pekalongan dalam genggaman, karena segala kebutuhan bisa diakses dengan mudah,” jelas Kepala Dinas Kominfo Kota Pekalongan Dr Sri Budi Santoso, Sabtu (1/9)

Aplikasi Kota Pekalongan Smart City ini dapat diakses dan download melalui HP Android di play store maupun app store untuk pengguna Iphone. Agar lebih banyak informasi yang ada, Kominfo juga meminta peran serta masyarakat, agar konten semakin komplit.

“Jika sudah download, pengguna juga harus mendaftar akun dengan email, bisa pasang foto profil dan data diri,” ujarnya.

Di dalam PSC masyarakat dapat melihat berita, informasi seputar kota, dapat melaporkan aspirasi maupun pengaduan, mengetahui agenda, wisata dan budaya, serta moda transportasi.

Aplikasi ini juga menyajikan informasi kesehatan, dokter, apotek, rumah sakit, ATM, kantor polisi, SPBU, layanan pendidikan, olahraga, bisnis, lapak, kuliner, property, jual beli online, lowongan pekerjaan dan informasi update lainnya dalam satu genggaman.

“Informasi kita ambil dari berbagai sumber, tidak terkecuali dari e-commerce online selama info tersebut khusus untuk masyarakat Kota Pekalongan,” jelas SBS panggilan akrabnya.

Dari penampilan aplikasi ini, jika sudah terpasang bisa memilih dua jenis tampilan, berupa peta maupun tombol-tombol fungsi. Di tampilan peta Kota Pekalongan, terdapat simbol-simbol gedung, yang jika kita klik akan muncul tampilan sesuai kriterianya.

Seperti jika kita klik gedung bertulisakan ATM dan bank, akan muncul alamat dan peta lokasi bank dan ATM terdekat di Kota Pekalongan. Juga gedung bertuliskan Kuliner, maka akan muncul berbagai macam pilihan tempat makan dan berbagai lokasi jenis kuliner di Kota Pekalongan, lengkap dengan alamat dan petanya.

“Bahkan jika ingin menyampaikan keluhan atau aspirasi, masyarakat bisa klik Aspirasi & Lapor, bisa kirim foto atau pertanyaan maupun keluhan layanan pemerintah di Kota Pekalongan,” jelas SBS.

Kemudian jika ingin memiliki tampilan lain, bisa klik di profil ada tulisan menu ikon bisa digeser ke kanan. Maka akan berganti menu berupa ikon atau tombol-tombol, namun fungsinya sama dengan model peta.

Di menu ikon di bagi dalam tiga kelompok, ada Pemerintahan, Informasi dan Bisnis. Di kelompok Pemerintahan ada berita, info kota, aspirasi & lapor, angkutan, agenda, wisata & budaya, video dan integrasi egov.

Kemudian di menu Informasi ada info kesehatan, olahraga, lokasi, jadwal salat, ATM & Bank, SPBU, polisi dan pendidikan. Kelompok menu terakhir di Bisnis ada lapak yang berisi jual beli di sekitar Kota Pekalongan, kuliner, tukang, properti, mobil, kerjaan, motor, hotel, apotek, rumah sakit, salon dan dokter.

“Ada beberapa menu yang bisa ditambahkan masyarakat agar bisa masuk untuk promosi, seperti layanan tukang, dan beberapa menu lain. Sedangkan layanan jual beli langsung terintegrasi ke aplikasi Jual beli online, serta alamat bisnis terintegrasi dengan Google map,” jelasnya.

Salah satu pengguna aplikasi ini, Angellien Chici Cahyaningtyas mengatakan, awalnya aneh namun ternyata cukup menarik dan bagus. “Aplikasinya bermanfaat banget, segala sesuatu yang ada di Kota Pekalongan ada di aplikasi ini, tinggal pencet informasi akan muncul,” ucap pelajar yang tinggal di jalan Urip sumoharjo Kota Pekalongan ini.

Senda dengan Chici, Fatimah Alatas juga nengapresiasi aplikasi milik Pemkot Pekalongan ini.  Pelajar kelas 9 yang tinggal di Medono Kota Pekalongan ini, bahkan akan langsung download dan memanfaatkan aplikasi ini untuk sehari-hari.

“Ada tombol kuliner dan informasi berita, cukup menarik jika saya gunakan. Semoga ke depan bisa saya manfaatkan dan juga saya promosikan ke teman-teman agar juga menggunakan,” seru gadis berjilbab ini. (han/adv/zal)