Minnan Gonghui Tingkatkan Kepedulian

581
PEDULI SESAMA : Pengurus Yayasan Minnan Gonghui membagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu di Jalan Plampitan, Semarang, Minggu (2/9). (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
PEDULI SESAMA : Pengurus Yayasan Minnan Gonghui membagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu di Jalan Plampitan, Semarang, Minggu (2/9). (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Memperingati bulan sembahyang arwah atau Jit Gwee, pengurus Yayasan Minnan Gonghui Semarang, menggelar kegiatan sosial dengan tema Berbagi Kasih untuk Membantu Sesama, berbagi dengan warga sekitar. Yayasan yang anggotanya keturuan Tionghoa asal Hokkian ini membagikan 500 paket sembako di halaman yayasan, Jalan Plampitan, Minggu (2/9).

“Pembagian sembako itu tidak memandang suku, ras maupun agama. Semua itu adalah saudara yang harus saling membantu,” kata Ketua Yayasan Minnan Gonghui, Hasan Arifin didampingi oleh wakil ketua Jemmy Lukito di sela-sela pembagian sembako.

Pembagian sembako yang berisi beras, biskuit hingga mi instan tersebut berjalan tertib dengan penjagaan dari petugas keamanan. Para penerima adalah warga sekitar yang sebelumnya sudah menerima kupon yang dibagikan.

“Jangan dilihat nilai atau harganya, tetapi dari niat kami untuk berbagi kepada sesama manusia sehingga tercipta suasana yang kondusif ,” ungkapnya.

Tahun ini merupakan kali kedua yayasan tersebut membagikan sembako. Kebetulan, waktunya juga bertepatan dengan bulan Jit Gwee penanggalan Imlek atau bulan sembahyang arwah. “Selain mendoakan arwah orang yang sudah meninggal, kami juga ingin berbagi kepada sesama yang membutuhkan,” jelasnya.

Hasan menambahkan bahwa yayasan yang dipimpinnya memang aktif di kegiatan sosial. Bahkan setiap Selasa, di kantor yayasan di Jalan Plampitan, ini juga menyediakan makan siang gratis bagi warga kurang mampu. “Apa yang dilakukan itu semua tentunya dilandasi dengan cinta kasih dan kepedulian sosial segenap pengurus kepada masyarakat,” tambahnya.

Meski sebagai warga keturunan, namun sejatinya mereka besar dan lahir di Kota Semarang, sehingga ingin memberikan kontribusi dalam berbagai kegiatan sosial.

“Paket sembako ini berasal dari para pengurus dan donator yang menyumbangkan sebagian hartanya untuk sebuah kebersamaan dalam mengurangi penderitaan warga yang kurang mampu,” paparnya. (hid/zal)