Jasa Biro Umrah Kian Kompetitif

Dewangga Tawarkan Umrah 4 Gratis 1

215
JAGA KEPERCAYAAN : Beberapa staf Dewangga Travel Umrah saat melayani calon jamaah umrah di kantornya, Jalan Setiabudi kemarin. (ISTIMEWA)
JAGA KEPERCAYAAN : Beberapa staf Dewangga Travel Umrah saat melayani calon jamaah umrah di kantornya, Jalan Setiabudi kemarin. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kini, tingkat persaingan biro umrah semakin kompetitif. Kondisi tersebut mendorong adanya inovasi program dan promo untuk menggaet calon jamaah. Biro Perjalanan Umrah Dewangga Lil Hajj Wal Umroh atau Dewangga Tour & Travel Umrah kini menawarkan tiap keberangkatan empat jamaah umrah, maka gratis 1 jamaah.

Pemilik sekaligus Direktur Utama (Dirut) Dewangga Tour & Travel Umrah, H Endro Dwi Cahyono menjelaskan bahwa biro umrah miliknya yang tersebar di berbagai wilayah, mulai Semarang, Solo, Rembang, Pati, Kendal dan Wonosobo, telah mengantongi izin dari Kemenag RI.

“Sejak Januari hingga Agustus 2018 ini, telah memberangkatkan kurang lebih 1.200 jamaah umrah dari semua cabang yang kami miliki,” ujar suami dari Agustina Riyandini ini.

Biro perjalanan umrah yang berkantor pusat di Jalan Setiabudi, Srondol Semarang ini memang gencar menggelar umrah promo 4 gratis 1. Dalam promo ini, setiap mendaftarkan 4 jamaah umrah akan mendapatkan gratis 1 jamaah untuk ikut umrah. Selain itu, tarif yang dibandrol hanya Rp 22 jutaan, sudah termasuk gratis biaya paspor dan suntik meningitis.

“Sejak kami luncurkan Juli lalu di gelaran pameran Amphuri Islamic Travel Expo, promo ini mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Bahkan, Dewangga mendapat penghargaan kategori booth dengan penjualan terbanyak dari Bank Jateng Syariah,” ujar bapak 3 anak ini.

Selain itu, Dewangga juga memiliki program unggulan lain, yakni tabungan umrah dan dana talangan umrah yang bekerjasama dengan Bank Jateng Syariah. Dalam program tabungan umrah ini, calon jamaah bisa mengangsur biaya umrah selama jangka waktu tertentu. Sedangkan dalam program dana talangan umrah, calon jamaah hanya membayar 10 persen dari total biaya. Sedangkan sisanya bisa diangsur selama 60 kali setelah pulang menjalankan ibadah umrah.

Dia berpesan kepada masyarakat untuk teliti dalam memilih biro jasa umrah. Harus mengecekan izin dari biro umrah di kantor Kemenag. Memastikan fasilitas yang didapatkan, sesuai biaya yang ditawarkan atau tidak, mulai hotel, pendampingan dan akomodasi selama ibadah umrah. Selain itu, melihat aspek keamanan dan kepastian berangkat umrah.

“Saat ini banyak biro umrah yang belum memiliki izin, tapi menggunakan izin biro lain dalam memberangkatkan jamaah. Hal ini berisiko bagi calon jamaah umrah, karena Kemenag akan rutin melakukan pemeriksaan di bandara,” ungkap pria yang menjabat ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji & Umroh Republik Indonesia (Amphuri) Jateng-DIJ ini. (ono/ida)