33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Alphard Terguling, Sopir Tewas Terjepit

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Arteri Arteri Yos Sudarso, persisnya Jembatan Dekat Pos I Pelabuhan Semarang, Sabtu (1/9) pukul 02.30 dinihari. Diduga, korban mengantuk saat mengemudikan Toyota Alphard dengan kecepatan tinggi, akhirnya terguling-guling sejauh 50 meter.

Pengemudi mobil mewah yang diketahui bernama Kris Indrawan, 50, warga Pasir Mas Utara Semarang meninggal dunia di lokasi kejadian lantaran cedera kepala berat. Tubuhnya terjepit di dalam mobil bernopol AB 1896 WE yang ringsek tak terbentuk.

Peristiwa maut ini bermula saat korban melaju dari Kaligawe menuju Kalibanteng atau arah Timur ke Barat. Saat di tikungan, tiba-tiba mobil hilang kendali menabrak trotoar dan kemudian terguling-guling sejauh 50 meter. Mobil baru berhenti setelah membentur bodi belakang sebuah truk. Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian.

“Sampai sekitar pukul 05.00, sopir baru bisa dievakuasi dengan alat extrikasi. Korban meninggal di lokasi kejadian, jenazahnya dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Jateng, Agung Hari Prabowo di lokasi kejadian saat melakukan evakuasi, kemarin.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menjelaskan bahwa pihaknya telah mendatangi tempat penyimpanan barang bukti untuk memastikan mobil tersebut kecelakaan tunggal. “Saya bisa memastikan, ini kecelakaan tunggal akibat hilang kendali. Kontur jalannya 200 meter sebelum TKP merupakan turunan dan tikungan. Kendaraan yang dikemudikan korban, sehabis lewat jembatan menurun dan menikung,” jelasnya.

Menanggapi adanya indikasi pengaruh miras, Ardi menjelaskan korban dalam kondisi tidak bernyawa saat di TKP, sehingga tidak bisa melakukan pemeriksaan ada tidaknya alkohol saat korban masih hidup. “Bukti otentiknya tidak ada. Dugaan sementara, karena kecepatan tinggi, kemudian tidak menguasai medan jalan. Kondisi kendaraan rusak parah di bagian depan, sampai atapnya terlepas karena menghantam ujung trotoar,” pungkasnya. (mha/ida)

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Beda Pahlawan dan Jagoan di Udara

Saya dapat tempat duduk di dekat jendela. Saat terbang dari Hongkong menuju Dallas, Texas. Jumat lalu. Ingatan saya langsung pada wanita itu. Yang kesedot ke...

Bentuk Satgas Khusus, Pasang Tanda WTP Harga Mati, di Pintu Setiap OPD

Pemkab Demak pada 2017 ini, baru kali pertama menerima status opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk meraih opini tersebut,...

Sudah Terbiasa Berkompetisi

KENDAL - UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Plantungan menyambut positif dan sangat mendukung  gelaran lomba antar SD/MI se-Kabupaten Kendal yang digagas Jawa Pos Radar...

Bupati Peringatkan 216 Jasa Kontruksi

KAJEN–Agar tidak menyalahi aturan perundang-undangan tentang pengelolaan jasa konstruksi, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengumpulkkan sebanyak 216 rekanan jasa konstruksi, Kamis (28/9) kemarin. Bupati berupaya...

Kirab Budaya dan Reli Mobil Kuno Berlangsung Meriah

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Selama 2 hari lalu, warga Kota Magelang dihibur dengan dua acara menarik. Yakni kirab budaya yang berlangsung Minggu (22/4) dan reli mobil kuno...

Sisakan Masalah Pendidikan Anak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebagian warga Tambakrejo terdampak proyek normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT) menerima kunci Rumah susun sistem sewa (Rusunawa) Kudu, Jumat (20/4). Mereka...