33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Unnes Sidang Etika, MNS Terancam Di-DO

Terkait Kasus Pembunuhan Bayi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pihak rektorat Universitas Negeri Semarang (Unnes) masih menunggu perkembangan pemeriksaan di Polrestabes Semarang. Namun jika sudah dilakukan pembuktian, Unnes akan menindak tegas mahasiswanya berinsial Maheswari Nabila Sahda (MNS), 19, yang terseret kasus hamil di luar nikah dan mengakhiri nyawa bayinya sendiri bersama kekasihnya mahasiswa Universitas Semarang (USM) Defa Rasya Octaviano (DRO), 18.

Kepala UPT Humas Unnes, Hendi Prata mengatakan jika pihaknya saat ini masih menunggu perkembangan kasus dari pihak Polrestabes Semarang. Jika memang terbukti bahwa MNS dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya, maka MNS terancam sanksi berat. Hukuman maksimal dari kampus adalah drop out (DO).

“Universitas akan mengadakan sidang etika kemahasiswaan untuk menentukan langkah selanjutnya. Jika terbukti, tentunya akan diambil langkah tegas yakni DO,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menegaskan bahwa pihak universitas sangat menyesalkan peristiwa tersebut, jika dugaan tersebut benar-benar terjadi. “Usia-usia mahasiswa, memang sangat rentan mengambil keputusan yang salah saat mendapatkan permasalahan yang berisiko mendapat tekanan sosial besar,” jelasnya.

Sementara itu, Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons, ahli pendidikan konseling Unnes menyampaikan bahwa kesalahan remaja seperti kehamilan di luar nikah dapat dicegah jika mahasiswa dan orang tua memahami pentingnya bimbingan konseling dan penanaman nilai agama sejak dini.

“Demikian juga jika seorang remaja sudah terlanjur hamil di luar nikah maka harus ada pembimbingan atau konseling yang mengarahkan agar dia tidak mengambil langkah yang lebih salah, sehingga berujung pada perbuatan melanggar hukum,” tambahnya.

Sementara itu, pihak USM sampai malam kemarin belum bisa dimintai keterangan terkait salah satu mahasiswanya yang diduga menjadi pelaku pengguguran dan pembunuhan bayi. (den/ida)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Targetkan 16 Daerah Ikut Porprov

SEMARANG - Rapat kerja provinsi Asosiasi Bola Tangan Indonesia (Rakeprov ABTI)  Jateng yang berlangsung di Bandungan, akhir pekan lalu, menghasilkan beberapa program kerja di...

1468 Kader Siap Jadi Relawan

SEMARANG – Sebanyak 1468 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Jawa Tengah digembleng menjadi relawan kemanusiaan selama tiga hari dalam agenda Kemah Bakti Nusantara (Kembara)...

Meski Tua, Bentuknya Unik dan Mesin Masih Orisinil

Bagi pencinta mobil tua khas Eropa, tentu tak asing dengan produk mobil Fiat. Ya, mobil asal Italia ini sudah sangat jarang terdengar di Kota...

Dana ZIS Untuk Warga Produktif

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sebanyak 40 persen dari dana zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) yang dikelola Baznas akan digunakan untuk program pemberdayaan warga kurang mampu...

Lebih Dekat dengan Komunitas Diajeng Semarang (KDS)

Komunitas Diajeng Semarang (KDS) mengajak masyarakat untuk lebih berani mengenakan busana tradisional batik dan kebaya. Ini sebagi bentuk nguri-uri kebudayaan Jawa. Seperti apa? DIAZ AZMINATUL...

Jalan Ikhlas untuk Pejuang Panjang

Oleh: Dahlan Iskan Mahathir segera berakhir. Tidak akan sampai dua tahun. Di kursi perdana menteri itu.Anwar Ibrahim sudah memutuskan: ikut pemilu. Agar bisa segera. Menjadi...