Tiga Pejudi Masuk Bui

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Satuan Reskrim Polres Temanggung meringkus ketiga pejudi yang tengah asyik bermain judi jenis kartu remi di sebuah bengkel di Jalan Raya Kedu-Parakan, tepatnya di Dusun Kalisat, Desa Campursari, Kabupaten Temanggung, Jumat (31/8). Mereka adalah Faizun warga Kranggan, Suroto warga Dangkel Parakan dan Akhmad Faizun warga Mergowati Kedu.

Wakapolres Temanggung Kompol Sugiyatmo mengatakan, kronologi kejadian ini berawal saat anggota Sat Reskrim Polres Temanggung melaksanakan patroli di wilayah Kedu. Petugas mendapat informasi dari warga bahwa ada perjudian di sebuah bengkel di Kalisat. “Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi tersebut, memang benar ada warga tengah berkumpul main judi. Begitu benar terjadi praktik perjudian, langsung kami lakukan penggerebekan,” kata Sugiyatmo dalam gelar perkara, Jumat (31/8).

Sebenarnya ada empat orang yang berjudi. Tetapi saat digerebek, satu pejudi bernama Bandi berhasil kabur. “Kini masih dalam pengejaran,” tambahnya.

Dari penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti (BB) berupa uang tunai Rp 1.680.000, satu set kartu remi, selembar karpet dan sebuah lampu TL. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, ketiga pejudi tersebut kini ditahan di Polres Temanggung untuk menjalani proses hukum. “Mereka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” ucapnya.

Faizun salah satu tersangka mengaku, sebenarnya ia bersama tiga teman lainnya hanya iseng dalam bermain judi tersebut. Namun akhirnya berlanjut taruhan pakai uang. “Dalam judi ini, tiap kali putaran masing-masing pejudi membayar Rp 15.000. Baru beberapa kali putaran, eh ternyata digerebek polisi,” akunya. (san/ton)

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -