33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Rumah Tropis Modern Bergaya Jepang

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RUANG KELUARGA : Penggunaan material Concrete Wood pada dinding rumah dan sejumlah furniture. (TRIAWANDA TIRTA ADITYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUANG KELUARGA : Penggunaan material Concrete Wood pada dinding rumah dan sejumlah furniture. (TRIAWANDA TIRTA ADITYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – RUMAH Bertipe Akasa yang memadukan konsep arsitektur rumah modern dengan iklim tropisnya yang dikombinasikan dengan arsitektur rumah ciri khas di Jepang saat ini banyak diminati oleh masyarakat.

Salah satunya rumah bertipe Akasa yang terdapat di Naraya Residence BSB City. Rumah dengan luas bangunan 130 meter ini memiliki arsitektur yang terbilang unik di bagian interior dan eksteriornya, karena arsitekturnya telah memadukan bahan material pengganti kayu dengan konsep arsitektur rumah modern pada umumnya. Alhasil rumah Akasa ini mampu memberikan nuansa yang sejuk di tengah iklim topis Indonesia.

Terdapat dua jenis kayu yang digunakan dalam arsitektur rumah Akasa, yakni concrete wood untuk dinding rumah dan vynil kayu untuk lantainya. Selain untuk menciptakan kesan warm dalam rumah, pemilihan material kayu itu juga sekaligus menjadi jawaban dari isu-isu pelestarian alam yang marak ditemui di Indonesia.

Arsitektur Naraya Residence, Yonatan Gayus Wiciaputra menjelaskan bahwa ciri khas arsitektur rumah Akasa bisa dilihat dari bentuk dan penyikapan bangunan yang merespons sifat iklim tropis di Indonesia. Sedangkan arsitektur Jepang-nya bisa dilihat dari konsep sederhana melalui penataan layout denah rumah bagian luar maupun bagian dalam.

“Bahan kayu yang digunakan sebetulnya bukanlah kayu asli, namun material pengganti yang texturenya mirip dengan kayu pada umumnya. Bahan pengganti kayu ini bisa menciptakan kesan alami di interior dan eksterior rumah, selain itu bahan ini perawatanya mudah dan juga anti rayap,” ucap Gayus.

Selain itu, pemakaian concrete wood dan vynil kayu tidak hanya ditempatkan pada ruang keluarga dan ruang tamu, tapi juga diterapkan pada seluruh kamar tidur yang berada di lantai 1 dan lantai 2.

Kesan berbeda dirasakan penghuni rumah ketika menginjak lantai kayu yang berada di kamar tidur, karena bahan kayu membuat nuansa kamar menjadi semakin sejuk dan alami seperti sedang berada di dalam rumah yang terletak di tengah hutan. (cr2/bas)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Lebih Menyiksa dari Sakit Jantung

Saya jatuh sakit lagi. Serius. Sangat serius. Akhir Desember lalu. Saat menjalani Umroh bersama keluarga. Pembuluh darah utama saya koyak. Koyakannya panjang sekali. Pembuluh utama...

Pemprov Harus Waspadai Bencana Banjir

SEMARANG–DPRD Jateng meminta agar Pemprov Jateng mengantisipasi daerah yang rawan banjir saat musim penghujan. Terutama daerah permukiman di dekat kawasan sungai yang rawan terkena...

Penyiar Radio, TV dan MC

BERBICARA di depan umum, di hadapan kamera, dan mikrofon studio sudah menjadi hal biasa bagi Septiana Devi Permatasari. Gadis yang akrab disapa Devi ini...

Kreasi Mie Instan, Ladang Bisnis Kuliner

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Mie instan yang bisa ditemukan nyaris di semua warung memang sudah cocok dengan lidah. Citarasa itu pun dimanfaatkan menjadi ladang bisnis...

Bule-Bule Berbikini Menghampar di Pulau Cemara Kecil

RADARSEMARANG.COM-Pulau Cemara Kecil di Kepulauan Karimunjawa bukan hanya menarik bagi wisatan lokal. Bule-bule juga pada ke sana. Kemarin terlihat rombongan satu perahu yg menikmati...

Desa Wulungsari Terbaik Nasional

WONOSOBO—Tim Penggerak PKK Desa Wulungsari, Kecamatan Selomerto, berhasil menuntaskan misi untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional, untuk kategori Halaman Tertib Indah dan Nyaman...