Outbond Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik

153
Oleh: Setiadi SPd
Oleh: Setiadi SPd

RADARSEMARANG.COM – Outbound berarti proses mencari pengalaman dengan melakukan kegiatan di alam terbuka. Menurut Agustinus Susanta (2010, hlm. 18), outbound dapat diartikan out of boundary, dapat diterjemahkan secara bebas sebagai keluar dari lingkungan hidup, batas, atau kebiasaan.

Jadi, outbound merupakan kegiatan di luar ruangan yang bersifat petualangan dan penuh tantangan. Outbound dilakukan sebagai pembelajaran untuk menemukan dan mengenali potensi-potensi peserta didik, sehingga mereka dapat mengenali dirinya sendiri. Kegiatan outbound juga kegiatan belajar sambil bermain. Permainan ini memiliki peranan langsung terhadap perkembangan kognisi seorang anak dan berperan penting dalam perkembangan sosial dan emosi anak (Mayke S. Tedjasaputra, 2001).

Kegiatan outbound dapat memberikan masukan yang positif dalam perkembangan kedewasaan seorang peserta didik. Pengalaman itu mulai dari pembentukan kelompok. Kemudian setiap kelompok akan menghadapi bagaimana cara bekerjasama dalam mengambil keputusan dan keberanian untuk mengambil risiko. Setiap kelompok akan menghadapi tantangan dalam memikul tanggung jawab yang harus dilalui.

Tujuan utama kegiatan outbound adalah melatih peserta didik untuk mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada. Caranya dengan membentuk sikap disiplin para peserta didik yang didasarkan pada perubahan dan perkembangan karakter, komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik.

Sumber daya manusia harus dibangun sejak awal ketika seseorang mendapatkan pendidikan. Untuk itu, usaha yang dibangun terlebih dahulu adalah membangun karakter yang tangguh, berbudi pekerti luhur, bertangung jawab, berdisiplin dan mandiri.

Di samping itu, kegiatan outbond dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan rasa sosial terhadap sesama teman, menumbuhkan sikap kepemimpinan (leadership), kerjasama antara sesama dan saling menghormati, melatih aktivitas fisik (psikomotorik) dan memacu mental kompetitif melalui permainan-permainan kreatif yang memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Sehingga kegiatan ini dapat memberikan citra edukatif yang mengkolaborasi antara unsur pendidikan dan program permainan yang terarah. Diharapkan setelah mengikuti outbound, para peserta didik akan menjadi lebih komunikatif, lebih berani, lebih kreatif, berdisiplin dan mandiri dalam berpikir, bersikap dan bertindak.

Di daerah Kabupaten Batang, tempat tinggal penulis, ada kawasan wisata Kebun Teh Pagilaran Batang yang banyak dikunjungi oleh anak-anak sekolah untuk melakukan outbond. Di kawasan wisata Kebun Teh Pagilaran Batang juga terdapat wahana lain yang dapat dicoba, salah satunya adalah wahana flying fox. Ada juga wahana permainan berjalan di atas jembatan gantung yang akan menguji keberanian dan ketangkasan. Jembatan ini terbuat dari papan kayu yang memanjang dan terdapat celah-celah di beberapa bagiannya sehingga perjalanan para peserta outbond takkan mulus untuk dapat sampai ke seberang.

Hal menarik lainnya di Kebun Teh Pagilaran Batang adalah keberadaan spot air terjun mini yang letaknya tidak jauh dari jembatan gantung tadi. Air terjun tersebut letaknya juga tidak jauh dari taman sehingga menambah cantik pemandangan di sekitarnya. Ada pula beberapa air terjun alami yang bisa dikunjungi saat berada di Kebun Teh Pagilaran. Air Terjun Binorong namanya, lokasinya berada di dekat tikungan kanan yang ada papan penunjuk ke arah air terjun.

Semua fasilitas yang ada di kawasan wisata Kebun Teh Pagilaran Batang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar bagi peserta didik, serta menghasilkan kualitas kerja yang terbaik dari masing-masing peserta didik. Selain itu diharapkan dengan kegiatan outbond ini juga bisa membangun wawasan kebangsaan serta semangat yang tinggi. Tak hanya itu, tujuan lainnya adalah untuk membentuk mental, moral, disiplin dan pribadi yang memiliki keberanian tangguh. (kpig1)

Guru Olah Raga MI Islamiyah Dlimas BanyuputihBatang