Asma Bikin Menderita

130

­Tanya dr Andi:

Saya punya sakit asma dan sering sesak. Apakah ini bisa mengganggu ereksi saya, karena sudah beberapa kali saya tidak dapat ereksi dengan maksimal. Padahal usia saya baru 33 tahun, saya malu dengan istri dok. Bagaimana mengatasinya? Terimakasih dr Andi.

P di S.

Jawab dr Andi:

Asma merupakan penyakit menahun yang menyerang saluran nafas, ditandai dengan mengi, sesak, batuk berlendir yang dipicu oleh cuaca dingin, debu, kecapekan, infeksi, dll. Serangan asma biasanya terjadi jam 2-4 pagi secara mendadak. Ini menyebabkan pasien harus ditangani di unit gawat darurat.

Penyakit asma bisa disebabkan oleh: Infeksi paru-paru dan saluran napas yang umumnya menyerang saluran napas bagian atas seperti flu. Alergen (bulu hewan, tungau debu, dan serbuk bunga). Paparan zat di udara, misalnya asap kimia, asap rokok, dan polusi udara. Faktor kondisi cuaca, seperti cuaca dingin, cuaca berangin, cuaca panas yang didukung kualitas udara yang buruk, cuaca lembab, dan perubahan suhu yang drastis.Kondisi interior ruangan yang lembap, berjamur, dan berdebu. Stres. Emosi yang berlebihan (kesedihan yang berlarut-larut, marah berlebihan, dan tertawa terbahak-bahak). Aktivitas fisik (misalnya olahraga). Obat-obatan, misalnya obat pereda nyeri anti-inflamasi nonsteroid (aspirin, naproxen, dan ibuprofen) dan obat penghambat beta (biasanya diberikan pada penderita gangguan jantung atau hipertensi). Makanan atau minuman yang mengandung sulfit (zat alami yang kadang-kadang digunakan sebagai pengawet), misalnya selai, udang, makanan olahan, makanan siap saji, minuman kemasan sari buah, bir, dan wine. Alergi makanan (misalnya kacang-kacangan). Penyakit refluks gastroesofageal (GERD) atau penyakit di mana asam lambung kembali naik ke kerongkongan sehingga mengiritasi saluran cerna bagian atas.

Kualitas ereksi tidak secara langsung dipengaruhi oleh asma. Tapi dengan seringnya timbul sesak dan kelemahan otot tubuh, ereksi bisa menurun karenanya. Ini berhubungan dengan pembuluh darah dan saraf yang menuju ke penis akan mudah mengalami kerusakan sel, sehingga impuls saraf akan berkurang, serta suplai darah dan oksigen ke arah organ vital pun menurun. Akibatnya performa seksual pun menurun, dan ada kecenderungan ejakulasi menjadi cepat/dini.

Pemeriksaan dokter meliputi: faktor penyebab asmanya, tingkat keparahan akibat asma, kapasitas fungsi paru. Ini sangat penting agar serangan asma berkurang. Selain itu diperiksa juga penyebab disfungsi ereksi yang lain, misalnya kadar gula, kolesterol, asam urat, serta apakah ada tanda infeksi. Agar tidak menjadi parah, segera berkonsultasi ke dokter anda. (www.dokterAndi.com)