Tingkat Kebocoran Pipa PDAM Masih Tinggi

349

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Keuntungan PDAM Tirto Panguripan Kendal hingga Juli 2018 sudah mencapai Rp 38,628 miliar dengan total jumlah pelanggan sebanyak 75.532 Sambungan Rumah (SR). Ditargetkan hingga akhir tahun jumlah sambungan baru mencapai 77.348 pelanggan.

Meski begitu, sejumlah evaluasi masih terus dilakukan jajaran direksi PDAM. Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirto Panguripan Kendal, Atik Prihartini mengatakan, salah satu evaluasi penting adalah tingkat kebocoran pipa air PDAM masih cukup tinggi yakni masih diatas 20 persen.

“Kebocoran bukan lantaran pemutusan pipa oleh pelanggan. Melainkan karena pipa PDAM yang ditepi jalan kerap dilintasi kendaran berat. Sehingga mengakibatkan pipa PDAM mengalami kebocoran,” tuturnya kemarin (30/8).

Untuk itu, pihaknya mulai memperlakukan minimal pemasangan pipa dengan penguburan sedalam 80-100 sentimeter. Selain itu menerapkan pipa elastis, sehingga tahan terhadap tekanan berat. “Sebab pipa lama kebanyakan pipa keras dan pemasangannya masih dangkal sehingga mudah bocor jika terkena tekanan,” tandasnya.

Pihaknya menambahkan jika saat ini PDAM telah melakukan penambahan sumur mata air dan bak penampungan air (reservoir). Total saat ini PDAM Kendal telah memiliki 41 sumur dan empat reservoir.

“Tahun lalu kami menambah empat sumur dan tahun ini satu sumur dan satu resevoir. Satu resevoir di Kelurahan Jotang, Kecamatan Kota Kendal. Sedangkan sumur berada di Marding, Meteseh Kecamatan Boja. Sehingga harapannya, kebutuhan air masyarakat terus tercukupi,” tandasnya.

Sementara Direktur PDAM Tirto Panguripan Kendal, Agus Tri Suharyono menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan mendapatkan 6.000 SR atau pelanggan baru. Hingga Agustus ini sudah tercapai 4.184 SR. “Masih ada kekurangan 1.816 SR lagi. Tapi kami yakin bisa mencapai target dengan pemberian diskon dan memberikan target kepada seluruh karyawan untuk mencari SR dengan target minimal satu karyawan dua SR,” katanya.

Perihal keuntungan hingga Juli 2018 sebesar Rp 36,628 miliar menurutnya ada peningkatan dibanding Juli 2017 lalu. Tahun lalu pada bulan yang sama PDAM meraih keuntungan sebesar Rp 30 miliar. “Sehingga tahun ini ada peningkatan sebesar Rp 628 juta,” akunya.

Diakuinya jika rata-rata keuntungan PDAM Kendal tahun ini perbulannya  mencapai Rp 5,784 miliar. Meningkat dari tahun lalu sebesar Rp 5,165 miliar. “Kepercayaan masyarkaat kepada PDAM Kendal terus meningkat. Terbukti dengan peningkatan jumlah pelanggan kepada masyarakat,” tandasnya. (bud/bas)