Satu Jamaah Haji Tak Bisa Pulang

575
KLOTER 7 :  Sebanyak 354 jamaah haji kloter 7 tiba di Rumah Dinas Bupati Pekalongan, kemarin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
KLOTER 7 :  Sebanyak 354 jamaah haji kloter 7 tiba di Rumah Dinas Bupati Pekalongan, kemarin. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ribuan keluarga para penjemput kepulangan jamaah haji dari Kabupaten Pekalongan, Kamis (30/08) kemarin, memadati rumah dinas Bupati Pekalongan. Saking banyaknya penyambut, sempat membuat pihak keamanan kewalahan.

Pihak keluarga yang hendak menjemput jamaah haji sudah tidak sabar, terlebih kendaraan para penjemput pun tidak bisa berada di halaman rumah dinas bupati, karena sebagian lahan digunakan untuk area Pekan Raya Kajen, yang sudah ramai sejak pagi dipadati pengunjung pameran.

Suasana haru dan isak tangis langsung pecah, ketika bus kloter 7 yang membawa 355 jamaah haji tiba di Pendopo Bupati Pekalongan, pasalnya ada salah satu jamaah haji dari kloter 7 yang tidak bisa pulang, karena masih harus menjalani perawatan di rumah sakit Jeddah di Saudi Arabia.

Ahmad Jamali,47, jamaah haji dari Kecamatan Wiradesa, mengungkapkan bahwa ada satu jamaah haji dari Kecamatan Wonokerto, yang tidak bisa pulang ke Kabupaten Pekalongan bersama dalam kloter 7, karena sakit dan harus dirawat di RS di Jeddah.

Menurutnya jamaah asal Kecamatan Wonokerto tersebut, telah menjalani semua rangkaian haji secara baik, meski dalam perawatan dan pengawasan dari pihak kesehatan, seperti menjalani wukuf di Arafah dengan menggunakan mobil ambulan.

“ Waktu berangkat dari Solo ke Madinah kami satu pesawat, namun tiga hari ketika hendak pulang ada kabar kalau ada satu jamaah haji kloter 7 yang tertunda karena sakit,” ungkap Jamali.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Pekalongan, Ali Riza yang mewakili Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, saat menyambut rombongan jamaah haji menyampaikan bahwa ada satu jamaah yang masih dirawat medical center Jeddah, atas nama Tarbun,64, warga Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto.

Pihaknya belum bisa memastikan kepulangan Tarbun.

“ Kami berharap agar semua jamaah haji Kabupaten Pekalongan, selamat sampai ke rumah dan menjadi haji yang mabrur, serta dapat mendoakan jajaran Pemerintahan agar mampu menjalankan dan mengemban amanah, untuk memimpin Kabupaten Pekalongan ini,” kata Ali Reza. (thd/zal)