Phapros Perkuat Bisnis Anorganik

Akuisisi PT Lucas Djaja

1185
Grafis: www.phapros.co.id
Grafis: www.phapros.co.id

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–PT Phapros Tbk kini memperkuat strategi bisnis anorganik. Dengan menandatangani perjanjian pengikatan jual–beli saham dengan PT Lucas Djaja Group, baru-baru ini.

Direktur Utama PT Phapros Tbk, Barokah Sri Utami mengakui ada beberapa pertimbangan mengapa pihaknya memilih PT Lucas Djaja. Di antaranya perusahaan tersebut memiliki beberapa fasilitas produksi yang belum dimiliki Phapros, seperti fasilitas produksi soft-gel dan oralit, serta portofolio obat generiknya yang cukup banyak.

“Kami menilai PT Lucas Djaja memiliki beberapa advantages yang yang dapat melengkapi kontribusi Phapros bagi industri farmasi domestik. Atas kerjasama ini, kami berharap bisa melengkapi fasilitas produksi yang dimiliki Phapros dan dapat meningkatkan kapasitas produksi dalam rangka memenuhi kebutuhan JKN,” ujarnya, kemarin.

Komisaris Utama PT Phapros Tbk yang merupakan Direktur Keuangan PT RNI (Persero), M Yana Aditya menambahkan, saat ini pihaknya sedang dalam proses akuisisi saham PT Lucas Djaja. Pihaknya berharap dapat meningkatkan porsi yang lebih besar dalam waktu dekat ini. “Adapun sumber pendanaannya dari pinjaman bank dan dana internal perusahaan. Ke depannya, pendanaan untuk akuisisi akan di-cover dari right issue,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun ini Phapros juga melakukan corporate action berupa right issue (Hak Memesaan Efek Terlebih Dahulu – HMETD) senilai Rp 500 miliar, yang akan digunakan untuk pengembangan bisnis. Di antaranya untuk akuisisi perusahaan farmasi, peningkatan kapasitas mesin, pemenuhan persyaratan Good Manufacturing Practices (GMP)/Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), serta untuk modal kerja. (dna/ida)