Pemkot Hibahkan Mobil Triton kepada PMI

147
BERI FASILITAS : Asisten II Setda Kota Semarang Ayu Entys menyerahkan bantuan mobil secara simbolis kepada ketua PMI Kota Semarang Shofa Chasani di sela kegiatan Jumbara PMR XII dan Temu Karya KSR di Bumi Perkemahan Harda Walika, kemarin. (Humas PMI Semarang)
BERI FASILITAS : Asisten II Setda Kota Semarang Ayu Entys menyerahkan bantuan mobil secara simbolis kepada ketua PMI Kota Semarang Shofa Chasani di sela kegiatan Jumbara PMR XII dan Temu Karya KSR di Bumi Perkemahan Harda Walika, kemarin. (Humas PMI Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menghibahkan mobil Triton GLX 4×2 single cabin kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Semarang pada pembukaan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR  XII dan Temu Karya KSR tingkat Kota Semarang.

Penyerahan mobil dilakukan secara simbolik oleh perwakilan Wali Kota Semarang yakni Asisten II Setda Kota Semarang Ayu Entys kepada ketua PMI Shofa Chasani di Bumi Perkemahan Harda Walika Kelurahan Jatirejo Kecamatan Gunungpati, Kamis (30/8).

Ayu Entys mengatakan, pemberian mobil tersebut bertujuan untuk memudahkan akses PMI dalam melaksanakan aksi kemanusiaan seperti mengirim bantuan logistik terhadap korban bencana alam. “Rencananya mobil ini akan digunakan untuk akomodasi ke tempat-tempat yang terkena bencana atau yang sedang membutuhkan,” jelas Ayu

Menurutnya, Pemkot Semarang tidak hanya kali ini saja menghibahkan mobil kepada PMI. Sebelumnya pemerintah juga pernah menghibahkan mobil ambulan dan keperluan PMI. “PMI itu adalah mitra kita. Kita selalu memberikan anggaran untuk hibah ke PMI,” imbuhnya

Sementara itu, Shofa Chasani berharap mobil tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. “Itu (mobil,Red) bukan milik kita, tapi milik masyarakat,” tuturnya saat di temui Jawa Pos Radar Semarang.

Disisi lain, Shofa Chasani mengapresiasi kegiatan Jumbara tersebut. Selain memupuk jiwa sosial generasi muda juga menciptakan guyup rukun  dan dapat bertukar ilmu antar anggota PMI se-Kota Semarang. “Mulai SD sampai tingkat universitas, antusias mereka luar biasa. Antusiasnya ini dapat memupuk kegotongroyongan. Biar semua gembira seperti nama kegiatannya Jumpa Bakti Gembira,” ucap Shofa Chasani.

Acara ini berlangsung selama tiga hari dari 30 Agustus hingga 2 September. Diikuti 83 kontingen dengan jumlah regu maksimal sepuluh peserta. PMR mula 120 orang, PMR madya 240 orang, PMR Wira 300 orang, KSR Unit Markas dan PT 110 orang, Pembina pendamping 77 orang dengan jumlah total peserta 847 orang.

Acara dibuka dengan penampilan Tari Denok sebagai ucapan selamat datang oleh siswa SDN Srondol Wetan dan ditutup Tari Cuci Tangan sebagai sosialisasi cara mencuci tangan yang baik dan benar. “Anak-anak sebagai tunas bangsa. Mereka adalah harapan kita di masa depan,” tandas Ayu Entys. (mg7/mg11/sct/zal)