Korupsi, Anak Jaja Miharja Divonis 2 Tahun

410

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Anak kandung artis Jaja Miharja, Joko Andi Setiawan, divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan keuangan pengurukan tanah makam di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan tahun 2012 dan 2013. Vonis tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.

Anak dari penyanyi dangdut senior, aktor sekaligus presenter tersebut, dinilai majelis hakim terbukti bersalah sesuai dakwaan subsidair, melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU nomor 31/1999 sebagaimana diubah UU nomor 20/2001 tentang pemberantasan korupsi.

“Klien kami sudah divonis 2 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsidair 1 bulan kurungan. Selain itu, dibebankan Uang Pengganti kerugian negara sekitar Rp 160 juta subsidair 8 bulan kurungan. Atas vonis itu terdakwa dan jaksa langsung menerima,” kata Arifin Suyanto, kuasa hukum terdakwa saat dikonfirmasi awak media, Kamis (30/8).

Sebelumnya, anak dari artis yang terkenal dengan jargon “Apaan tuh” ini, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Pekalongan dengan pidana 2,5 tahun penjara, kemudian dibebankan denda Rp 50 juta subsidair 3 bulan kurungan. Kemudian harus membayar uang pengganti kerugian negara Rp 161.034.238,91 subsidair setahun 3 bulan kurungan.

“Secepatnya denda dan Uang Pengganti akan kami serahkan ke kejaksaan. Prinsipnya, kami menerima putusan itu,” kata kuasa hukum terdakwa lainnya, Dion Sukma Mahendra.

Dalam kasus itu, Joko Andi Setiawan, yang merupakan warga Desa Mulyorejo RT 08 RW 03, berperan sebagai ketua panitia pengurukan tanah makam dinilai terbukti korupsi. Yakni atas penggunaan dana bantuan keuangan tahun 2012 dan 2013.

Diketahui penggunaannya tidak sesuai jumlah anggaran yang diperuntukkan. Tidak sesuai dengan proposal dan tidak sesuai dengan laporan pertanggungjawaban. (jks/zal)