Tugumuda Siap Pukau Masyarakat

1096
MENARI : Air mancur menari di Taman Tugumuda diujicoba sebelum difungsikan. Air mancur dengan sorotan berbagai warna terlihat menari seirama dengan alunan musik. (ADITYO DWI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENARI : Air mancur menari di Taman Tugumuda diujicoba sebelum difungsikan. Air mancur dengan sorotan berbagai warna terlihat menari seirama dengan alunan musik. (ADITYO DWI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembangunan dancing fountain (air mancur menari) di Taman Tugumuda telah selesai dan siap memanjakan mata masyarakat maupun pengendara. Senin (27/8) malam, dancing fountain mulai diujicoba.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Atik Nabila menjelaskan, renovasi Taman Tugumuda dengan anggara Rp 3.157.201.000, telah rampung.

“Tadi malam (kemarin, red) sudah kami ujicoba. Pengerjaannya juga sudah selesai, bahkan sudah dilakukan pemeriksaan hasil pengerjaannya,” tegasnya.

Pengerjaaan material dancing fountain sendiri dilakukan sejak Mei. Atik menambahkan, dengan ditambahkannya dancing fountain ini tentunya akan mempercantik kawasan Tugumuda sebagai ikon Kota Semarang. Apalagi, ketika air mancur menari yang dapat dinikmati ketika malam hari.

“Kalau sore belum kelihatan. Jadi memang air menarinya baru bisa dilihat kalau malam karena efek pewarnaan dari mechanical electric-nya,” jelas Atik. Di siang hari, masyarakat akan menikmati sejumlah tanaman bunga mulai dari perdu hingga lainnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang saat dilakukan ujicoba dancing fountain, Tugumuda yang gagah nampak elok diiringi pancuran air yang meliuk-liuk beserta sorotan cahaya dengan iringan lagu yang membuat air mancur sekilas tampak menari mengikuti irama.

“Setelah uj coba ini, dancing fountain baru akan dinyalakan kembali pada saat peresmian oleh Wali Kota Semarang. Kami belum bisa memastikan kapan,” pungkas Atik.

Sementara itu, Plt Kepala Disperkim Ali menjelaskan dancing fountain masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan. “Teknis ke depannya, dinyalakan malam, tetapi tidak setiap malam. Yang jelas tiap malam minggu,” ujarnya.

Di sisi lain, Ali membeberkan pihaknya juga tengah merencanakan pembangunan taman yang dilengkapi air mancur di Banyumanik. Menurut Ali, hal itu bertujuan untuk memecah keramaian sehingga tidak terpusat di satu titik. “Sementara masih dalam perencanaan, kawasan air mancur ini memang kami bongkar ulang dari sebelumnya, tetapi kami tetap pertahankan estetika Tugumuda itu sendiri,” tandasnya. (tsa/zal)