CINTA NKRI : Siswa SMK SGJB Gunungpati unjuk kemampuan tarian cinta NKRI di sela acara pembagian daging kurban di halaman Ponpes SGJB Gunungpati, kemarin. (IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CINTA NKRI : Siswa SMK SGJB Gunungpati unjuk kemampuan tarian cinta NKRI di sela acara pembagian daging kurban di halaman Ponpes SGJB Gunungpati, kemarin. (IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Penyatuan program Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Gunung Jati Baalawi (SGJB) Kampung Malon Gunungpati dan warga Gunungpati, membuahkan hasil. Terbukti, Kelurahan Gunungpati berhasil mengukir prestasi. Yakni, warga Kampung Malon Kecamatan Gunungpati telah mendapatkan juara 2 sebagai kampung tematik kreatif.

“Salah satu penyumbang keberhasilan ini adalah Ponpes SGJB. Interaksi positif antara masyarakat dan Ponpes SGJB, menorehkan rasa cinta pada tanah air juga,” kata Camat Gunungpati Ronny T Nugroho dalam acara Pembagian Daging Kurban Bersama Pemerintah, TNI, Polri dan Tokoh Masyarakat untuk Keselamatan Bangsa dalam Rangka HUT RI di halaman Ponpes SGJB, kemarin.

Dalam acara pembagian daging kurban tersebut, sebelumnya diawali dengan kegiatan Khataman Alquran, pembacaan manaqib, pembacaan Rotibul Kubro, dan pembagian daging kurban. Dalam kesempatan tersebut dihadiri pejabat Koramil 07 Gunungpati, Kapten Infanteri Bahrudin, Polsek Gunungpati, Kompol Budi, pejabat Lanal Tegal dan Semarang serta beberapa tokoh masyarakat setempat lainnya.

KH Masroni selaku pengasuh Ponpes SGJB Gunungpati menyatakan bahwa prestasi Kampung Malon tersebut menjadi bukti bersatunya pemerintah, santri bersama rakyat. “Ada pemerintah, ada rakyat. Rakyat perlu pemerintah, dan pemerintah perlu rakyat untuk diatur. Semua saling membutuhkan dan memberitahu. Semoga bangsa Indonesia selamat, gemah ripah loh jinawe,” katanya. (ida)