Penjualan Rumah Premium Menurun

241

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pasar properti terus mengalami penurunan. Kali ini, kelas premium menjadi salah satu segmen dengan penurunan yang cukup tinggi.

Kepala Dewan Perwakilan Daerah Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah Bidang Promosi, Humas & Publikasi, Dibya K Hidayat mengatakan bahwa potensi penjualan selama pameran periode Januari hingga Agustus tahun ini mencapai 175 unit. Jumlah tersebut menurun bila dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dengan potensi penjualan mencapai 278 unit.

“Penurunan drastis terjadi di kelas premium, walaupun pasar kelas medium juga mengalami penurunan namun tidak sedrastis premium. Kelas premium sendiri berkontribusi sekitar 30 persen dari total penjualan rumah komersil,” ujarnya di sela penutupan Property Expo Semarang ke-6, kemarin.

Menurutnya, penurunan di kelas tersebut karena rumah-rumah dengan harga di atas Rp 1 miliar biasanya bukan kebutuhan utama. Mereka yang membeli biasanya keluarga yang akan memperbarui hunian.

“Biasanya sudah punya rumah, kemudian ingin pindah ke rumah yang lebih besar. Jadi bukan kebutuhan pokok. Berbeda dengan rumah-rumah kelas menengah yang biasanya memang kebutuhan sebagai rumah pertama untuk dihuni,” ujarnya.

Sedangkan penurunan di kelas medium, menurutnya bisa jadi dipengaruhi oleh suhu politik. Karena pertumbuhan ekonomi makro Indonesia sendiri dinilai cukup berkembang, bila dibanding dengan negara-negara lain.

“Dari tahun kemarin sebetulnya kami memprediksi tahun ini akan ada peningkatan. Hal ini berdasarkan pertumbuhan makro ekonomi. Ternyata sampai semester pertama lalu, penjualan rumah selama pameran saja menurun,” ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, di semester kedua diharapkan penjualan kembali meningkat. Terlebih perbankan juga sudah mulai banyak memberikan program menarik untuk sektor properti. (dna/ida)