Pemain Unggulan Tak Terbendung

Djarum Foundation Kejurkab PBSI Kendal 2018

385
HADAPI UNGGULAN: Babak final tunggal pemula putri utama antara Tarisa Alienda (kiri) menghadapi unggulan satu Anggun Dwi Ayu Fandirah. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HADAPI UNGGULAN: Babak final tunggal pemula putri utama antara Tarisa Alienda (kiri) menghadapi unggulan satu Anggun Dwi Ayu Fandirah. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KEJUTAN: Pemain non unggulan Muhammad Riski (kanan), mampu melangkah ke final tunggal pemula putra madya  menghadapi unggulan satu Azka Al Afa. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Pemain unggulan satu kelompok tunggal anak utama dan tunggal pemula utama, tampil sebagai juara Djarum Foundation Kejurkab PBSI Kendal 2018. Unggulan pertama tunggal anak putra utama yaitu M Gibran (PB Prestasi) dan tunggal anak putri utama Amalia Latifah (PB Hamas).

Sedangkan unggulan pertama tunggal pemula putra utama, yakni M Danil Muftika Rahman (PB SBR), dan tunggal pemula putri utama Anggun Dwi Ayu Fandirah (PB Hamas). Laga final tunggal anak putra utama pada hari terakhir kejuaraan, Senin (27/8) sore kemarin, di GOR Trend Sport Center, Weleri, mempertandingkan M Gibran melawan Bariq Taqiyyudin, unggulan dua dari Gajahmada. Hasilnya, M Gibran tak kesulitan memetik kemenangan.

Pertandingan pertama, M Gibran langsung menekan lawan dengan smash tajam. Hal ini tak kuasa dilawan Bariq, dan takluk dengan angka 13-21. Berlanjut pertandingan kedua, M Gibran tak mengendorkan serangan, terus melancarkan serangan namun arahnya lebih variatif. Sayangnya Bariq gagal membendung serangan lawan. Terlebih permainannya tak berkembang. Hingga akhirnya harus mengakui keunggulan M Gibran 13-21.

Laga final unggulan di bagian putra, juga terjadi di tunggal anak putri utama, dengan bertemuanya Amalia Latifah dengan unggulan dua Aghna Nabila Zahra dari SBR. Aghna Nabila yang diharapkan mampu bersaing hingga partai puncak, gagal menjadi juara. Amalia Latifah mampu memetik kemenangan dua set langsung, dengan angka 21-12, 21-16.

Sementara, di final M Danil menang atas Fallih mahardika (PB Gajahmada), dan Anggun Dwi menundukkan Tarisa Alienda (Merah Putih). Dengan hasil tersebut, dominasi yang ditunjukkan PB Prestasi dan PB SBR di semifinal kemarin, tak mampu mencapai hasil maksimal.

Bagi Pelatih PB Prestasi, Agus Andrianto, hasil ini tetap sudah cukup baik. Diakui kemampuan Saiful Rohman masih perlu ditingkatkan lagi. “Dari semi finalis itu, hanya Gibran yang punya permainan matang. Kita akan evaluasi agar kejuaraan berikutnya anak-anak bisa lebih baik,” ungkapnya.

Ketua Umum PBSI Kendal, dr Turidin, memberikan apresiasi atas dukungan para tokoh dan pecinta bulutangkis di Kecamatan Weleri, sehingga kejurkab pertama di GOR Trend Sport Center itu, berlangsung lancar dan menadapat perhatian penonton.

“GOR Trend Sport menjadi pilhan utama saat nanti kejurkab digelar kembali di Korwil Weleri. Untuk penyelenggaraan kejurkab berikutnya, selain di GOR Bahurekso Kendal Kota, tempat pertandingan bergiliran ke Korwil lainnya. Semoga bulutangkis berkembang lebih pesat lagi,” ungkapnya. (fiq/bas)