Asip-Arini Bawa Pemkab Pekalongan Berprestasi

1092
ADAT : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi foto bersama usai mengikuti rapat paripurna sidang istimewa dalam rangka Hari Jadi ke 396 Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
ADAT : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi foto bersama usai mengikuti rapat paripurna sidang istimewa dalam rangka Hari Jadi ke 396 Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Di hadapan para hadirin dan tamu undangan Paripurna Istimewa, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-396 Kabupaten Pekalongan, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, memaparkan prestasi-prestasi yang telah diperoleh selama mempimpin Kabupaten Pekalongan, antara lain kinerja status sangat tinggi bintang dua, dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah tahun 2016.

Kemudian bidang  perhubungan, penghargaan kepada Kabupaten/Kota  terbaik  dalam  tata kelola  keselamatan  jalan /road  safety  pada forum  IRSA  2017  (Indonesia  Road  Safety Award 2017).

Terbaru penghargaan tingkat Jateng dan nasional pada bulan Juli 2018, yakni mendapat predikat Kabupaten  Layak  Anak (KLA)  kategori Madya tingkat  Nasional. Selanjutnya penghargaan  Perpuseru Award  tingkat  Nasional  atas komitmen Pemkab  Pekalongan  dalam  membangun kualitas SDM  melalui tranformasi  perpustakaan dan memperoleh peringkat 6  terbaik  lomba  cerita impact kategori  video. Tak hanya itu, di  bidang  kesehatan, juara  I  tingkat  Jateng lomba  balita sehat  kategori usia 2 s/d 5 tahun, bidang  Lingkungan Hidup meraih penghargaan Adipura, dan masih banyak lagi prestasi yang diukir Asip-Arini selama memimpin. Setidaknya ada 17 penghargaan baik tingkat provinsi dan nasional.

“Yang lebih membanggakan lagi  Kabupaten Pekalongan dapat mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk yang ketiga kalinya. Penghargaan tersebut memacu kita untuk lebih  konsekuen dan bertanggungjawab atas kinerja yang dilaksanakan.untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi dimasa mendatang,” tutur Asip, Sabtu (25/8).

Bupati menambahkan, bahwa ada momentum bersejarah Kabupaten Pekalongan, yaitu kepindahan Ibu Kota Kabupaten dari wilayah Kota Pekalongan ke Kecamatan Kajen, pada tanggal 25 Agustus 2001. Saat itu kondisi Kajen bisa dibilang tertinggal dari daerah lain. Namun berkat sentuhan Asip-Arini, Kabupaten Pekalongan  yang semula hanya sebuah kawasan pedesaan kini menjelma jadi pusat kota dan pemerintahan.

Dalam usianya yang ke 396, bupati berharap kepada seluruh masyarakat untuk mewarnai Kabupaten Pekalongan, dengan implementasi dalam mengembangkan potensi lokal, pembangunan yang berkesinambungan. (thd/zal)