1.434 Siswa Lakukan Gerakan Kerapian

240
KOMPAK: Sebanyak 1.434 siswa SMK Bina Utama Kendal melakukan gerakan 14 Kerapian diri di halaman sekolah setempat, kemarin. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Sebanyak 1.434 siswa SMK Bina Utama Kendal melakukan gerakan 14 Kerapian diri di halaman sekolah setempat, kemarin. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Membuat siswa untuk tampil rapi dan bersih saat berseragam ternyata bukanlah pekerjaan sulit dilakukan. SMK Bina Utama Kendal mampu mengemasnya seperti menjadi permainan dan gerakan yang mudah dan menyenangkan untuk dilakukan.

Ya, para siswa di SMK Bina Utama membuat 14 gerakan kerapian diri. Bahkan Senin (27/8) sebanyak 1.434 siswa secara bangga memamerkan gerakan tersebut di depan Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid).

14 gerakan kerapian diri itu dipraktekkan secara serentak di halaman sekolah setempat. Gerakan tersebut mulai dari bawah sampai atas. Mulai dari mengecek tali sepatu, kaos kaki, celana, ikat pinggang, baju, dasi, bet sekolah, topi.

14 gerakan kerapian tersebut serentak langsung diapresiasi oleh Leprid dengan memberikan penghargaan kepada sekolah yang telah memprakarsai ide 14 Gerakan Kerapan Dengan jumlah peserta terbanyak.

Kepala SMK Bina Utama Kendal, Susandari mengatakan ide awal menciptakan gerakan 14 kerapian siswa tersebut berawal dari upaya sekolah untuk membina siswa agar disiplin, tertib, jujur, tepat waktu, bersih, rapi dan indah serta percaya diri. Yakni sebagai bagian dari wujud pendidikan karakter siswa.

Dari hal itu, kemudian pihak sekolah meminta bantuan dari Koramil Kendal untuk membina siswa agar tertib. Siswa kemudian diajarkan kesadaran untuk bersikap tertib dan tepat waktu dalam hal apapun.

“Siswa diberikan pelatihan bagaimana agar selalu tertib, rapi dan indah. Nah saat latihan itulah muncul 14 gerakan kerapian diri tersebut. Jadi tanpa disengaja ada gerakan tersebut untuk mengecek kerapian siswa,” katanya.

14 gerakan kerapian diri tersebut, menurut Susandari saat dilakukan secara bersama-sama dan serentak ternyata menjadi gerakan yang asik untuk dibudayakan di sekolah. “Lalu munculah ide membuat 14 gerakan kerapian diri dengan jumlah peserta terbanyak ini,” jelasnya.

Ketua Yayasan Bina Utama, Gunoto AW mengatakan dari 14 gerakan kerapian diri ini, menjadi awal segalanya untuk siswa di Yayasan Bina Utama menerapkan kedisplinan, kejujuran, ketertiban, kerapian dan keindahan. “Gerakan ini melatih siswa untuk disiplin dalam hal apapun, mulai dari tugas sekolah,” katanya. (bud/bas)