Menekankan Rasa Solidaritas, Kekeluargaan dan Kebersamaan

Lebih Dekat dengan Semarang Fortuner Club (SFC)

428
START TOURING: Marketing Director Nasmoco Group Hartono Dinata mengangkat bendera start touring Semarang Fortuner Club, Jumat (24/8). (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
START TOURING: Marketing Director Nasmoco Group Hartono Dinata mengangkat bendera start touring Semarang Fortuner Club, Jumat (24/8). (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – Semarang Fortuner Club (SFC) SFC bukanlah komunitas sembarangan. Pencinta mobil Toyota Fortunter di Semarang ini bisa menjadi contoh komunitas lain dalam bidang ketaatan dan pelopor berlalulintas. Selain itu, komunitas yang punya jargon: unik besar kerena persabahatan dan hebat karena saudara ini, selalu menggelar aksi sosial dibandingkan ugal-ugalan di jalan. Seperti apa?

ADENNYAR WYCAKSONO

HAMPIR semua komunitas mobil dibentuk dengan alasan untuk menyalurkan bakat dan hobi bidang omotif. Namun untuk komunitas SFC yang berdiri sejak 6 Juni 2011 ini juga sering terlibat langsung dalam aksi sosial di berbagai daerah bencana dengan menggunakan mobil Fortuner kesayangan mereka. Seperti Jumat (24/8) kemarin, komunitas ini memberangkatkan 20 mobil ke Pangandaran Jawa Barat dan mengedepankan aksi sosial di sela kegiatan touring yang dilakukan.

“Perwakilan SFC ke Pangandaran akan berbung dengan pencinta Fortuner yang ada di sana, kemudian mengunjungi beberapa panti asuhan serta melakukan penggalangan dana untuk korban gempa Lombok,” kata Ketua SFC Susanto.

Belum lama ini tepatnya saat HUT SFC ke-8, komunitas ini juga menggelar sejumlah kegiatan mulai 11 Juli lalu. Di antaranya, menggelar khitanan masal bekerjasama dengan RS Hermina Pandanaran dengan total 20 anak panti asuhan dan kaum dhufa dimana mereka berasal dari keluarga yang kurang mampu.

Pria yang akrab disapa Santo ini menjelaskan kegiatan sosial sengaja digenjot dengan harapan bisa menggugah sisi sosial antarmember untuk selalu melakukan kegiatan positif dan tidak terkesan sebagai komunitas yang eksklusif. “Kami menekankan rasa solidaritas, kekeluargaan dan kebersamaan. Tanpa itu semua, komunitas ini tidak bisa besar. Karena itulah, kami lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas,” tambahnya.

Anggota SFC yang tercatat saat ini sekitar 111 member. Mereka tidak hanya dari Semarang, tapi dari lintas daerah seperti Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Kudus, Pati, Grobogan, Demak. Mayoritas anggota SFC bekerja sebagai pengusaha, ada juga yang pengacara, polisi, pejabat daerah, dosen dan masih banyak lagi. Pihaknya mengaku setiap melakukan touring ataupun penggalangan dana, ia bekerjasama dengan Patwal dari Ditlantas Polda Jateng. Tujuannya, agar dalam perjalanan rombongan bisa tertib dan mematuhi tata tertib berlalu lintas. “Kami ingin memberi kesan baik dengan mentaati aturan lalu lintas,” jelasnya.

Sesuai dengan jargon yang dimiliki, setiap touring dan kegiatan sosial selalu dilakukan saat akhir pekan. Pasalnya menimbang kesibukan masing-masing member,setiap kumpul para anggota wajib membawa keluarganya  baik istri atau suami serta anak-anaknya. Sebab, yang kami inginkan adalah kebersamaan, persahabatan, ataupun persaudaraan di seluruh anggota.

“Kami terbentuk selain sebagai wadah hobi, juga untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Karena basic-nya klub keluarga, tentu SFC mengutamakan kebersamaan,bukan hura-hura ataupun arogan.Namun harus membangun relasi antar anggota, taat berlalulintas dan menghargai sesama pengendara jalan,” tegasnya.

Marketing Director Nasmoco Group, Hartono Dinata menegaskan, pihaknya mendukung penuh aktivitas SFC, apalagi ada kesamaan dengan komitmen dari Nasmoco untuk terus membangun kebersamaan dengan para pelanggan yang tergabung dalam komunitas di bawah payung Nasmoco Klub. “Kami tentu sangat mendukung, Nasmoco sebagai dealer resmi Toyota di Jawa Tengah dan DI Jogjakarta. Kami menganggap touring ini sebagai bentuk kecintaan terhadap dunia automotif dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi lingkungan serta sesama.”(*/aro)