Jago Merah Hanguskan Rp 500 Juta

542
HANGUS: Rumah milik Wagiyem warga Temenggungan RT 07 RW 03, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa yang disewa oleh Isro dilumat si jago merah, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HANGUS: Rumah milik Wagiyem warga Temenggungan RT 07 RW 03, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa yang disewa oleh Isro dilumat si jago merah, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN –  Sebanyak 27 motor, uang Rp 30 juta dan seluruh barang dagangan ludes akibat amukan si jago merah. Isro, 37, warga Pasir Kulon, Banyumas, langsung lemas melihat semua harta dan barang usahanya hangus terbakar.

Isro tak kuasa menahan sedihnya ketika melihat rumah kontrakannya yang berada di Temenggungan RT 07 RW 03, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, dilalap si jago merah. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.15 WIB.

Sutanto, 39, warga Kelurahan Panjang mengatakan jika rumah tersebut milik Maria Magdalena Wagiyem, 66,  namun dikontrak oleh Isro. Warga mengetahui ada kobaran api pertama kalinya dari ruang tengah rumah tersebut.

“Api dari ruang tengah, saat itu ada asap hitam kami mencari tahu ternyata dari rumah Isro,” kata Sutanto. Karena, rumah terbuat dari material kayu, membuat api cepat menjalar ke bagian rumah yang lain.

Dalam sekejap, api membakar semua bagian rumah. Rumah yang disewa oleh Isro tersebut dihuni sebanyak 22 orang. Semuanya bekerja sebagai mendreng. Saat peristiwa kebakaran terjadi, diketahui 22 orang tersebut masih ada di dalam rumah dan bersiap untuk pergi bekerja. “Isro sendiri yang memiliki usaha mendreng tersebut, lainnya itu anak buahnya,” ujarnya.

Pemadaman terus dilakukan oleh regu pemadam kebakaran dibantu dengan warga. Hal itu untuk mencegah api menjalar ke rumah penduduk lain. Mengingat wilayah tersebut merupakan permukiman padat.

Di lokasi kejadian, Isroh hanya bisa tertegun melihat barang dagangannya ikut terbakar. “Dugaan karena korsleting listrik, kejadian pertama diketahui pukul 08.15 WIB. Rumah ini dihuni 22 orang,” katanya Isro.

Selain barang dagangan mendrengnya, uang tunai Rp 30 juta serta 27 sepeda motor juga ikut terbakar. Dikarenakan saat api melalap bagian rumah tersebut kesemuanya tidak bisa diselamatkan.“Kalau uang tunai yang terbakar sekitar Rp 30 juta,” ujarnya.

Taksiran sementara, lanjutnya, kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut mencapai Rp 500 juta. Pascakebakaran, sejumlah pekerja mendreng ini pun memilah-milah buku catatan dan uang receh yang terbakar.

Mereka membersihkan maupun membersihkan barang-barang yang berhasil diselamatkan. Sementara itu, Kapolsek Ambarawa AKP Slamet Mustanto mengatakan, dugaan awal  kebakaran karena korsleting listrik. (ewb/zal)