Taksi Online akan Mogok

Pengemudi Tuntut Perubahan Skema Bonus

1177
TUNTUT PERUBAHAN : Para pengemudi taksi online saat mendatangi kantor cabang PT Gojek Indonesia (GI) Salatiga, Kamis (23/8). (IST)
TUNTUT PERUBAHAN : Para pengemudi taksi online saat mendatangi kantor cabang PT Gojek Indonesia (GI) Salatiga, Kamis (23/8). (IST)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Puluhan pengemudi taksi online yang tergabung dalam Salatiga Bersatu (SB), Kamis (23/8) siang mendatangi kantor cabang PT Gojek Indonesia (GI) di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga. Mereka menuntut perubahan skema poin dan insentif.

Koordinator aksi, Fahrudin, 40, menjelaskan, pihaknya menuntut perubahan kembali skema poin yang sebelumnya sudah dijalankan yaitu 8, 12 dan 16 poin. Untuk 8 poin bonusnya Rp 50 ribu, sedangkan 12 poin bonusnya Rp 120 ribu dan 16 poin bonusnya Rp 220 ribu.

“Namun sudah dua bulan ini skemanya diubah (menjadi) 9 dan 16. Untuk 9 poin bonus Rp 50 ribu, terus 16 poin bonus Rp 120 ribu. Poin itulah yang kita tuntut diubah saat ini,” tandas Fahrudin saat ditemui usai berdialog dengan manajemen PT GI.

Dikatakan Fahrudin, perubahan skema tersebut mengakibatkan penurunan bonus dan merugikan pengemudi. “Karena dalam sehari, bisa narik sampai 16 kali hanya mendapatkan uang kotor sekitar Rp 120 ribu plus uang tunainya sekitar Rp 160 ribu, ya sekitar Rp280 ribu, belum potongannya. Untuk beli bensin dan sebagainya, habis,” kata dia.

Sementara untuk meraih 16 poin di Salatiga, kata dia, sangat susah sekali. Hal ini dikarenakan wilayah Kota Salatiga kecil dan juga ada angkutan lainnya sehingga sulit tutup poin. Selain itu, mereka juga menuntut adanya penambahan areal beroperasi yang meliputi daerah sekitar Kota Salatiga yang masuk Kabupaten Semarang.

Dalam kesempatan itu, Fahrudin dan rekan-rekannya juga sepakat untuk tidak menarik penumpang atau mogok operasi selama belum ada keputusan dari PT GI Salatiga. “Kita sepakat selama belum ada keputusan, kita off dulu,” katanya yang disambut teriakkan setuju puluhan rekan-rekannya.

Sementara City Head PT GI Cabang Salatiga, Victor yang didaulat menemui para pengemudi mengatakan, hasil dari tuntutan pengemudi akan disampaikan maksimal pada 28 Agustus 2018. “Nanti hasilnya akan kami sampaikan melalui koordinator,” ujarnya singkat. (sas/ton)